Tujuan studi: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebiasaan sarapan dan jumlah anggota keluarga terhadap gizi kurang pada remaja di SMPN 8 Samarinda. Metodologi: Penelitian ini menggunakan penelitian korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMPN 8 Samarinda dengan jumlah responden sebanyak 169 responden, yang diambil dengan teknik tabel samping. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan sarapan (p= 0.188) dan jumlah anggota keluarga (p= 0.255) dengan gizi kurang pada remaja. Manfaat: Hasil studi dapat dimanfaatkan sebagai data awal atau sumber informasi mengenai pengaruh kebiasaan sarapan dan jumlah anggota keluarga terhadap gizi kurang pada remaja untuk melakukan penelitian lebih lanjut.
Copyrights © 2021