AbstrakPentingnya pengelolaan pembiayaan pendidikan dalam pemenuhan sarana dan prasarana, juga kebutuhan guru dan staf di Madrasah Aliyah yang selalu berubah, sehingga Madrasah melakukan penyesuaian pembiayaan dengan manajemen yang lebih mampu mengatasi permasalahan meskipun banyak kelemahan dalam memaksimalkan dana dengan setiap kebutuhan yang diinginkan sehingga kebutuhan terpenuhi, terlebih transparansi pengelolaan yang akan menjadikan setiap stakeholder di madrasah dapat bekerja dengan baik tanpa curiga. Permasalahan penelitian ini adalah 1) Bagaimana perencanaan anggaran 2) Bagaimana pelaksanaan pembiayaan 3) Bagaimana evaluasi pembiayaan? Bentuk penelitian ini kualitatif (natural setting) dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan tahapan reduksi, display dan verifikasi. Hasil penelitian: 1) Perencanaan anggaran untuk peningkatan mutu dilakukan dengan setiap guru mengajukan proposal sesuai kebutuhan kemudian diserahkan kepada setiap waka, waka kemudian memberikan kepada kepala madrasah dan diteruskan kepada yayasan untuk disepakati dalam RAPBM tahunan. 2) Pelaksanaan pembiayaan dilakukan dengan membagi setiap sektor pendidikan sesuai kesepakatan rapat RAPBM secara efisien, efektif demi peningkatan mutu pendidikan di Madrasah Aliyah. 3) Evaluasi dilakukan dengan dua cara, jika dana dari pemerintah maka evaluasi dilakukan pemerintah melalui laporan pertanggungjawaban pihak sekolah ke kementerian terkait, jika dana dari bantuan masyarakat, orang tua, siswa maka evaluasi dilakukan oleh kepala madrasah dan yayasan dengan menggunakan E-Budgeting.Kata Kunci: Mutu Pendidikan; Pengelolaan Pembiayaan.
Copyrights © 2018