Bertambahnya usia akan diiringi dengan timbulnya berbagai penyakit, penurunan fungsi tubuh, keseimbangan tubuh dan risiko mengalami jatuh. Gangguan pada sistem keseimbangan tersebut akan menimbulkan berbagai keluhan, diantaranya berupa sensasi berputar yang sering disebut vertigo. Salah satu cara pengobatan yang dilakukan adalah pengobatan tradisional yaitu terapi akupunktur untuk vertigo. Tujuan penelitian untuk mengetahui alasan masyarakat memilih akupunktur untuk mengatasi vertigo, untuk mengetahui tata cara penggunaan akupunktur dan implikasi setelah akupunktur untuk vertigo. Untuk mencapai tujuan tersebut, dipergunakan landasan teori etnomedisin dan teori fungsional struktural dengan teknik wawancara menggunakan purposive sampling. Metode penelitian menggunakan pendekatan ilmu kesehatan Ayurweda tentang marma point, dengan data kualitatif dan pengumpulan data dengan studi kepustakaan, observasi, wawancara, analisis data dan reduksi data. Berdasarkan hasil penelitian masyarakat memilih terapi akupunktur karena terapi akupunktur memiliki efek samping yang sedikit, melakukan terapi akupunktur sekali dilakukan efek yang dirasakan sudah terjadi perubahan yang baik dan lebih efesien. memiliki biaya yang terjangkau. Titik akupunktur yang digunakan dalam menangani vertigo yaitu GV.20, GB.20, LI.4, PC.6, CV.12, ST.36, LR.3, EX HN3 dan implikasi yang dirasakan setelah melakukan terapi akupunktur adalah akupunktur dapat memberikan rasa nyaman, meningkatkan daya tahan tubuh, mengatasi kesemutan dan penggunaan akupunktur dapat menstabilkan peredaran darah
Copyrights © 2021