Bahasa memiliki kekuatan yang dapat membangun, namun juga dapat meruntuhkan suatu bangsa. Penelitian ini merupakan sebuah kajian semantik yang menyoroti ujaran kebencian yang terjadi di Indonesia dengan mengalisa kasus kerusuhan mahasiswa Papua di Surabaya sebagai contoh kasus. Menggunakan teknik analisa kualitaf deskriptif, data penelitian dianalisa dengan menggunakan teori semantik. Hasil analisa menunjukkan bahwa (1) ujaran yang diucapkan pada peristiwa kerusuhan di Surabaya merupakan sebuah ujaran kebencian dan (2) bahwa ada hal-hal yang perlu dipertimbangkan untuk menentuakan sebuah ujaran merupakan ujaran kebencian, yakni isi dan konteks, intensi, target dan efek.
Copyrights © 2021