Te Deum (Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan)
Vol 8 No 1 (2018): Juli-Desember 2018

Historical-Gramatical

Haposan Silalahi (Institut Agama Kristen Indonesia, Tarutung)



Article Info

Publish Date
08 Dec 2018

Abstract

Hermeneutika sebagai metode penafsiran Alkitab, tidak saja berurusan dengan teks yang dihadapi secara tertutup, melainkan penafsiran teks tersebut membuka diri terhadap teks-teks yang melingkupinya. Penafsiran menjadi kegiatan rekonstruksi dan reproduksi makna teks, berusaha melahirkan kembali makna sesuai dengan situasi dan kondisi saat teks tersebut dibaca atau dipahami. Sebuah metode penafsiran, hermeneutika memperhatikan tiga hal sebagai komponen pokok dalam upaya penafsiran, yaitu teks, konteks, kemudian melakukan upaya kontekstualisasi. Pendekatan historis-gramatikal, yang berusaha memahami teks-teks alkitabiah sebagaimana yang dimaksudkan oleh penulis asli (manusia). Teknik ini tidak hanya meneliti pilihan kata, sintaks, tata bahasa, kiasan, dan genre sastra, tetapi juga terlibat dalam studi perbandingan historis dengan dunia kuno. secara metodologis, penyilidikan historical gramatikal mencakup beberapa aspek pengamatan, yaitu: (i) Penyelidikan kata (lexiology), (ii) Penyelidikan tata bahasa dan relasi sintaksis, (iii) Penyelidikan genre (gaya sastra), (iv) Penyelidikan historis dilakukan untuk mengamati dua hal utama, yaitu: sejarah di dalam teks dan sejarah dari teks .

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

tedeum

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Social Sciences

Description

Tujuan dari penerbitan jurnal ini adalah untuk memublikasikan hasil kajian ilmiah dan penelitian dalam lingkup kajian: 1. Penelitian teologi dan tinjauan Alkitabiah (Theological and Biblical research) 2. Pembangunan pedesaan (rural development) 3. Pendidikan kristen (Christian education) 4. Misi ...