Perilaku phubbing yang mengganggu hubungan interaktif berakibat pada hubungan menjadi tidak harmonis. Hal tersebut berdampak pada produksi ujaran yang dihasilkan oleh pelaku phubbing menjadi tidak efektif. Penelitian ini menggunakan hasil kajian psikolingusitik yang mendeskripsikan pada psikologis lawan bicara, terutama pada (1) persepsi, (2) alasan di balik perilaku phubbing, (3) prediksi, dan (4) dampak dari hubungan sosial pelaku phubbing itu sendiri. Deskripsi ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan cara memberikan pertanyaan kepada responden dan melakukan observasi alami (natural observation). Hasil penelitian ini menjelaskan semua jawaban responden dan menggambarkan pengamatan secara tertutup pada pembelajaran konvensional. Penelitian ini menjawab hasil pendapat partisipan berdasarkan prediksi di balik alasan si pelaku phubbing. Kesimpulannya, hubungan psikologis lawan bicara sangat ditekankan saat melakukan proses interaksi.
Copyrights © 2021