Keunggulan sebuah laboratorium pendidikan dapat direfleksikan dari kualitas dan profile manajemen yang dijalankannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem manajemen yang dijalankan di laboratorium terpadu mikroskopis Fakultas Kedokteran Universitas Cenderawasih (FK Uncen) Jayapura, Papua. Metode penelitian menggunakan pendekatan metode kualitatif dan deskriptive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen laboratorium tergolong kurang maksimal dan sebagian saja yang berjalan sesuai kaidah manajemen secara baku. Hal ini dibuktikan dengan hasil pengukuran indikator perencanaan (planing) sebesar 51,72 % mengindikasikan positif atau kategori “Baik” dan sebanyak 41,37 % masuk dalam kategori “Kurang”. Sedangkan tiga komponen manajemen lainnya yang terdiri dari organizing, actuating dan controoling masing - masing indikator menunjukkan hasil sebesar 55,55 % masuk dalam kategori “Baik” dan 44,44% terbilang “Kurang”. Temuan dapat digunakan sebagai bahan kajian penting dalam institusi untuk memperbaiki sistem manajemen laboratorium secara bertahap dan berkelanjutan agar diperoleh fungsi manajemen laboratorium yang ideal sesuai aturan yang semestinya.
Copyrights © 2021