Ubi jalar (Ipomoea batatas L) merupakan tanaman yang dapat berpotensi pengganti beras sebagai makanan pokok. Upaya yang dapat dilakukan dalam meningkatkan hasil produksi ubi jalar dengan memenuhi unsur hara seperti dilakukan pemupukan kalium, serta pembalikan batang yang bertujuan mencegah dihasilkannya umbi disetiap ruas. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh berbagai dosis pupuk kalium dan waktu pembalikan batang serta interaksinya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman ubi jalar. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan faktor pertamaya yaitu dosis kalium (KCl) : 50 kg ha-1 (k1), 100 kg ha-1 (k2), dan 150 kg ha-1 (K3). Faktor keduanya yaitu waktu pembalikan batang yaitu: tanpa pembalikan (wo), 4 mst dan 8 mst (w1), 8 mst dan 12 mst (w2). Analisis data pengamatan menggunakan ANOVA dengan uji lanjut BNT dengan p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai dosis pupuk kalium memberikan pengaruh yang berbeda-beda pada pertumbuhan tanaman ubi jalar. Diketahui bahwa dosis pupuk KCl 50 kg ha-1 memberikan pengaruh terbaik yaitu memberikan jumlah akar terbanyak dan berat berangkasan basah tertinggi. Pada waktu pembalikan batang diketahui waktu pembalikan 4 MST dan 8 MST memberikan pengaruh terbaik yaitu meningkatkan berat berangkasan kering tertinggi, serta tidak terdapat interaksi antara dosis pupuk kalium dengan waktu pembalikan batang terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman ubi jalar.
Copyrights © 2021