Tekstual
Vol 18, No 1 (2020): Tekstual: Humaniora

Pelestarian Bahasa Daerah di Wilayah Terpencil Kawasan Maluku Utara

Nirwana Nirwana (Unknown)
Ridwan Ridho (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Apr 2020

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pelestarian bahasa Taliabu sebagai wilayah terpencil di kawasan Maluku Utara. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian ditetapkan di Desa Mantara, Desa Talo, dan Desa  Wahe, ketiga desa tersebut masing-masing menggunakan bahasa Taliabu dialek Kadai, Siboyo, dan Mange. Data dikumpulkan dengan teknik tatap muka, cakap, rekam, dan pencatatan.  Hasil penelitian ditemukan  bahwa bahasa Taliabu sebagain besar dipergunakan oleh masyarakat yang berumur 35 tahun ke atas. Bahasa Taliabu tidak dipergunakan berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari antara orang tua dengan anak, dan anak-anak dengan anak-anak. Penggunaan bahasa Taliabu dalam acara adat tidak dipergunakan. Pengaruh bahasa Melayu Ambon yang dijadikan sebagai bahasa pergaulan sehari-hari. Strategi pelestarian bahasa Taliabu adalah, menggunakan bahasa Taliabu sebagai bahasa sehari-hari dalam lingkungan keluarga, menjadikan muatan lokal pada kurikulum di sekolah, penyusunan kamus bahasa Indonesia-Taliabu. Menjadikan bahasa Taliabu sebagai bahasa pengantar dalam dunia pendidikan khususnya tingkat SD pada kelas rendah.Kata kunci: pelestarian, bahasa daerah, terpencil

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

tekstual

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Other

Description

Tekstual - an open access and peer-reviewed journal published biannually (mid year and year end) by Faculty of Cultural Sciences, Universitas Khairun - is a journal on Interdisciplinary Studies in Humanities: Linguistics, Literature, Language Teaching, Language Assessment, Language Policy and ...