Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelakayan instrumen, mengetahui hasil pengukuran aspek kognitif proses, dan mengetahui respon keterpakaian instrumen. Penelitian ini merupakan research development dengan menggunakan model pengembangan 4D. Prosedur penelitian ini meliputi (1) define, (2) design, (3) develop, dan (4) disseminate. Subjek uji coba validasi instrumen integrated assessment dilakukan pada siswa di satu SMP dan uji keterpakaian produk pada siswa di tiga SMP di provinsi DIY. Teknik pengambilan data meliputi wawancara, angket, dan tes. Hasil penelitian ini berupa produk soal pilihan ganda untuk mengukur aspek kognitif proses yang layak secara teoritis ditinjau dari standar pembuatan tes sesuai hasil validasi ahli dan uji coba empiris. Hasil validasi ahli diperoleh validasi isi V Aiken sebesar 0,98 yang berarti instrumen tes dinyatakan sangat baik, sedangkan hasil uji coba empiris diperoleh 49 butir soal fit dan satu butir soal tidak fit, selanjutnya reliabilitas item tes adalah 0,73 dan reliabilitas sampel adalah 0,92. Hasil pengukuran di sekolah menunjukkan sekolah berkategori tinggi memiliki penguasaan aspek kognitif proses lebih baik daripada sekolah berkategori sedang dan kategori rendah. Hasil respon keterpakaian produk instrumen integrated assessment di sekolah dinyatakan dengan kriteria baik.
Copyrights © 2020