Dalam pengelolaan arsip tidak jarang kita lihat bahwa arsip masih dibiarkan begitu saja di suatu ruangan tanpa ada penanganan khusus. Berdasarkan observasi di lapangan, menunjukkan bahwa kemampuan sumber daya manusia dalam pengelolaan arsip secara manajemen masih lemah. Maka dari itu perlu inservice training untuk mengembangkan kemampuan tenaga kependidikan yang professional yang mampu mengelola dengan baik dan benar mengenai arsip-arsip penting sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan program inservice training dalam pengembangan kearsipan di SMAN 10 Fajar Harapan Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan observasi dan wawancara sebagai teknik pengumpulan data. Subjek dalam penelitian ini adalah Kepala Tata Usaha. Hasil penelitian bahwa pengelolaan program inservice training di SMAN 10 Fajar Harapan Banda Aceh dalam mengembangkan kearsipan memiliki: pertama, tahapan pelaksanaan insrvice training yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan (Actuating) dan evaluasi (controlling). kedua, bentuk pengembangan yang digunakan yaitu secara langsung atau informal. Dengan adanya inservice training terhadap pengembangan kearsipan yaitu dapat meningkatkan kualitas dan pemahaman tenaga kependidikan yang berdampak pada peserta didik dan mutu sekolah.
Copyrights © 2019