Nun : Jurnal Studi Alquran dan Tafsir di Nusantara
Vol 7, No 1 (2021)

PROBLEMATIKAN TERJEMAH AL-QUR’AN BAHASA MADURA; Studi KasusTerjemah I‘raban Keterangan Madhurah Atoro’ Lil-Jalālain (TIKMAL)

Mursyidi Mursyidi (Universitas Muhamadiyah Jakarta (UMJ))
Moh. Bakir (Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin (STIU) al-Mujtama’ Pamekasan)



Article Info

Publish Date
08 Aug 2021

Abstract

Penelitian ini membuktikan bahwa, pertama, pola penerjemahan kitab TIKMAL,yang disusun oleh Forum Mudzakarah Tafser al-Qur’an (FMTQ), yang terdiri dari ulama Madura, menggunakan pola penerjemahan dengan pola I’rāb. Pola i’rāb ini biasa hanya ditemukan pada kitab-kitab tafsir seperti keterangan-keterangan yang berhubungan dengan kata, kalimat, dan kandungan ayat. Keduan, kitab TIKMAL ini ditulis dengan dua aksara yaitu latin dan arab pegon yang masing-masing dipisah, hal ini bertujuan agar masyarakat yang hanya bisa baca salah satu tulisan “Arab Pegon dan Latin ” bisa membacanya. Ketiga, Kitab TIKMAL ini adalah terjemahan dari kitab tafsir al-Jalālain.

Copyrights © 2021