ABSTRAK Indeks literasi kesehatan yang rendah akan mengakibatkan seseorang lebih banyak menghadapi masalahkesehatan karena minimnya informasi yang mereka dapat peroleh dan kelola. Selain itu, literasi kesehatan yangrendah dapat mengakibatkan kemampuan manajemen diri akan kesehatannya buruk seperti pada health outcome(luaran kesehatan) yang buruk. Mahasiswa secara bertahap mengemban tanggung jawab akan kesehatannyasendiri, serta nantinya akan menjadi role model di masyarakat di masa kini juga masa depan. Penelitian inibertujuan untuk mengukur indeks literasi kesehatan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka(UHAMKA) Kampus A, Jakarta. Penelitian ini menggunakan desain analisis deskriptif dengan pendekatan crosssectional.Sampel penelitian ini adalah mahasiswa kampus A UHAMKA. Pengambilan sample pada penelitianini menggunakan metode simple random sampling dengan total 317 responden. Instrumen Penelitianmenggunakan instumen HLS-EU-Q47 dari The European Heatlh Literacy Survei dengan total 47 item pertanyaan.Analisis data dilakukkan menggunakan uji univariat dan bivariat. Hasil penelitain ini menunjukkan mayoritasresponden memiliki literasi kesehatan bermasalah sebesar 54,3%. Indeks literasi kesehatan pada penelitian inisecara signifikan berhubungan dengan variabel fakultas (p value=0,046) dan variabel usia (p value=0,046).Sedangkan variabel jenis kemalin menunjukkan hubungan yang tidak signifikan (p value=0,429). Kata kunci : Literasi Kesehatan, HLS-EU-Q47, Mahasiswa
Copyrights © 2021