Penelitian ini menghasilkan deskripsi tentang paparan berupa tuturan siswa SDN Bancaran 3 dengan rentang usia 7-8 tahun berdasarkan aspek keterampilan bercerita yang dilakukan. Meliputi kemampuan representasi, verbalisasi, dan vokalisasi bercerita siswa dengan menggunakan media gambar yang didasarkan oleh kajian neuropsikolingusitik. Berdasarkan deskripsi hasil pengamatan peneliti,terdapat pengkategorian terhadap kemampuan siswa dalam bercerita. Kemampuan bercerita baik, sedang, dan perlu mendapatkan perhatian khusus. Untuk siswa yang perlu mendapatkan perhatian khusus yakni siswa AN dengan dugaan gangguan speech delay, siswa AW memiliki dugaan gangguan autisme, untuk siswa ME serta YH memiliki dugaan gangguan dixlexia. Perlu adanya komunikasi yang lebih intens antara guru dan orang tua siswa, untuk menemukan solusi yang cocok agar siswa tersebut dapat meningkat kemampuan belajar dan berfikirnya terutama dalam hal bercerita.
Copyrights © 2021