Perbedaan gaya belajar merupakan salah satu variabel yang penting dan menyangkut dengan cara siswa memahami pelajaran di sekolah khususnya pelajaran matematika. Tujuan penelitian ini untuk melihat interaksi antara model pembelajaran PACE dan gaya belajar dalam mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik. Penelitian yang digunakan adalah quasi experimental, desain penelitian ini menggunakan Non-Equivalet Control Group Design. Penelitin ini dilaksana di SMAN 4 Sarolangun pada kelas X semester II. Sampel dalam penelitian ini diambil dari bagian dari populasi, populasi diuji terlebih dahulu dengan uji normalitas dan homogenitas didapatlah sampel yang representatif. Instrumen yang digunakan tes kemempuan pemecahan masalah dan komunikasi matematis berupa tes soal dan juga menggunakan angket melihat perbedaan gaya belajar peserta didik. Teknik analisis data dengan variasi ANOVA dua jalur. Hasil uji ANOVA dua jalur nilai signifikansinya 0.98 < 0.05. Kesimpulan dalam penelitian ini tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran PACE dan gaya belajar dalam mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik
Copyrights © 2021