Dinar : Jurnal Prodi Ekonomi Syariah
Vol 4 No 2 (2021): Maret

Sensitivitas Saham Terhadap Pergerakan Pasar Sebagai Indikator Pemilihan Ivestasi Saham Syariah

Johan Wahyu Wicaksono (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Mar 2021

Abstract

Aktivitas investasi sangat dipengaruhi beragamnya pertofolio yang tersedia. Investor dapat memilih pada berbagai sektor baik sektor riil mapun di sektor keuangan. Berinvestasi di sektor keuangan dapat dilakukan baik melalui pasar uang dan Pasar modal. Investasi di pasar uang dapat berupa deposito, valuta asing ataupun SBI, sedangkan investasi di Pasar modal dapat berupa saham, obligasi, reksadana dan instrumen-instrumen derivatif. Di era pandemi sekarang ini, atensi masyarakat yang tertarik untuk berinvestasi di Pasar modal meningkat. Program pelatihan dan edukasi tentang Pasar modal yang dilakukan oleh Bursa Efek Indonesia semakin membuat masyarakat lebih tahu mengenai Pasar modal. Selain itu juga didukung oleh banyaknya perusahaan sekuritas yang mempermudah masyarakat yang ingin berinvestasi di Pasar modal. Dalam berinvestasi, investor akan mempertimbangkan banyak hal dalam mengambil keputusan baik analisis kuantitatif maupun kualitatif. Agresifitas investor sangat terkait dengan keberanian mengambil resiko dan besarnya tingkat keuntungan. Di pasar modal, biasanya tingkat return yang tinggi mengandung resiko yang tinggi pula. Disinilah kita bisa melihat tipe investor yang diklasifikasikan berdasarkan keberaniannya mengambil keuntungan yang tinggi dengan resiko yang tinggi pula. Semua keputusan memang beresiko, namun resiko yang terukur dan dimanage dengan baik dengan perhitungan potensi keuntungan yang lebih tinggi patut dipertimbangkan untuk menjadi pilihan. Salah satu pilihan investasi bagi muslim Indonesia adalah di saham syariah. Produk saham syariah maupun aturan perdagangan saham di IDX sudah melalui proses screening dari Dewan Syariah Nasional dan sudah mendapat sertifikasi halal. Setelah mengetahui kehalalannya, investor bisa lebih fokus melakukan analisa dan memilih saham terbaik. Manajemen resiko sangat penting di tengah fluktuasi pasar saat ini. Salah satu parameter yang dipakai untuk mengetahui resiko pasar adalah (beta). Bagi para investor, melindungi asset lebih penting dari mendapat profit. Dari sekitar 500 saham syariah mempunyai nilai beta yang beragam, dimana tingkat return sebanding dengan resiko. Investor bisa memilih saham sesuai dengan karakter masing-masing.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

dinar

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance

Description

FOKUS Fokus jurnal ini adalah upaya mengaktualkan pemahaman yang lebih baik tentang keilmuan Ekonomi Syariah dan Entrepreneurship baik lokal maupun internasional melalui publikasi artikel, laporan penelitian, dan ulasan buku. SKOP Jurnal ini berisi kajian Ekonomi Syariah yang meliputi Bisnis, ...