Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia (SDM) yang potensial peranan keluarga sebagai lembaga pendidikan semakin tampak dan penting. Dengan melaksanakan kerja sama antara guru pendidikan agama Islam dengan orang tua dalam meningkatkan pengamalan ibadah shalat siswa, maka semestinya sebagai orang tua bisa memperoleh pengetahuan dan pengalaman dari guru tentang hal-hal mendidik anak-anaknya. Sebaliknya, para guru dapat pula memperoleh keterangan atau informasi tentang kehidupan dan sifat-sifat anaknya dalam keluarga. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: bagaimana kerja sama guru pendidikan agama Islam dengan orang tua, faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kerja sama guru pendidikan agama Islam dengan orang tua. Metode penelitian ini dengan deskriptif, metode pengumpulan data dengan menggunakan angket, wawancara, dan observasi, dan teknik analisis data dengan menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama guru pendidikan agama Islam dengan orang tua kurang baik dengan persentase 54, 16 %.
Copyrights © 2020