Atrat: Jurnal Seni Rupa
Vol 9, No 1 (2021): KARYA RUPA DALAM PERSPEKTIF MAKNA, FUNGSI, DAN IMPLEMENTASI

DEWA PALSU SISTEM PERILAKU DOMINASI PADA SOSIAL MEDIA INSTAGRAM

Rivan Mandala Putra (Program Seni Rupa, Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung)
Deden Hendan Durahman (Unknown)
Nurdian Ichsan (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Sep 2021

Abstract

The domination behavior system is a study and observation made by the author about the emergence of a hierarchy of superior identities (influencers) against subordinate identities on Instagram social media, and how this affects followers of the dominant virtual identity. The method used in seeing and responding to these phenomena is to relate the phenomena that occur, the behavior shown by virtual identities, and their relation to the work carried out by the author. The writer transforms these findings into several characters to roll out the story, including Dewi, Human, and Slave. Each character is a representation of the domination behavior carried out by a superior virtual identity against his subordinates. The author tries to make an experimental cinema installation work, where the premise of the story is taken from the observations of behavior on social media. With this work, the author hopes to be able to provide and offer an experience that is not only cinematic but also aesthetic in a way that tends to be new with a story that tends to be sharper than most cinemas. Keywords: Dominant Behavior, Experimental Cinema, Social Media, Power.------------------------------------------------------------------------------------------Sistem perilaku dominasi merupakan studi dan pengamatan yang dilakukan penulis tentang munculnya hierarki identitas-identitas unggul (influencer) terhadap identitas-identitas yang lemah (subordinate) pada media sosial Instagram, dan bagaimana hal tersebut memengaruhi pengikut-pengikut identitas virtual yang dominan tersebut. Metode yang digunakan dalam melihat dan merespons fenomena tersebut adalah dengan mengaitkan antara fenomena yang terjadi, perilaku yang ditunjukkan oleh identitas-identitas virtual, dan kaitannya dengan karya yang diusung penulis. Temuan tersebut penulis transformasikan menjadi beberapa tokoh untuk menggulirkan cerita di antaranya Dewi, Manusia, dan Budak. Setiap tokoh merupakan representasi perilaku dominasi yang dilakukan oleh identitas virtual unggul terhadap bawahannya. Penulis mencoba untuk membuat karya instalasi sinema eksperimental, di mana premis cerita diambil dari hasil pengamatan perilaku yang ada pada media sosial. Dengan karya ini, penulis mengharapkan dapat memberikan dan menawarkan pengalaman yang tidak hanya sinematik namun juga estetik dengan cara yang cenderung baru dengan bahasan cerita yang cenderung lebih tajam dari sinema kebanyakan.Kata kunci : Perilaku Dominasi, Sinema Eksperimental, Sosial Media, Kekuasaan.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

atrat

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Social Sciences

Description

Atrat is a Journal of Visual Arts containing scientific papers which includes Fine Art and Design, publisher by Jurusan Seni Rupa STSI Bandung (p-ISSN 2339-1642 & e-issn 2722-7200). Jurnal Atrat also embodies the results of various forms of scientific research as well as the creation of artworks, ...