Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perbedaan motivasi belajar mahasiswa pada pengukuran akhir (post-test), dan menjelaskan perbedaan peningkatan (gain) motivasi belajar mahasiswa antara kelas model Elektronik Problem Based Learning (E-PBL) dan model Projeck Based Learning (PjBL). Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment. Desain penelitian eksperimen menggunakan “non – Equivalent group pretes-posttes desain”.Variabel penelitian yaitu motivasi belajar. Tehnik analisis data menggunakan uji beda melalui independent sampel T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa1) terdapat perbedaan motivasi belajar mahasiswa pada pengukuran akhir (posttest) antara kelas model E-PBL dengan kelas model PjBL.2). terdapat perbedaan peningkatan (gain) motivasi belajar mahasiswa antara kelas model E-PBL dengan kelas model PjBL. Disarankan bahwa penerapan model E-PBL dan PjBL perlu di perhatikan kesesuaian materi ajar, ketersediaan sarana dan prasarana, serta alokasi waktu.
Copyrights © 2021