ABSTRAK Hafalan hadis merupakan salah satu aspek yang perlu diperhatikan peningkatakannya. Namun, pada masa pandemi Covid-19 kualitas hafalan hadis peserta didik mengalami penurunan. Model blended learning menjadi alternatif pembelajaran yang dipilih oleh SDIT Mutiara Cendekia Lubuklinggau. Model blended learning ialah penggabungan model pembelajaran secara tatap muka dan online. Penelitian ini menggunakan Uji paired sample T-test nilai Mean pada pre-test dan post-test antara kelompok Eksperimen dan kontrol yaitu 40,48 dengan standar deviasi sebesar 10,607. Nilai signifikansi yang diterima 0,000, maka dikatakan Ha diterima dan Ho ditolak yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan diantara keduanya.
Copyrights © 2021