Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan
2021: Vol. 14, No. 2, Agustus 2021 (pp.243-431)

Inflation volatility as a phenomenon monetary-fiscal combination in Indonesia

Eli Marnia Henira (Unknown)
Raja Masbar (Unknown)
Chenny Seftarita (Unknown)



Article Info

Publish Date
23 Aug 2021

Abstract

Inflasi umumnya dipandang sebagai fenomena moneter yang pengendaliannya efektif melalui pengelolaan jumlah uang beredar, suku bunga, dan nilai tukar. Pendapat lain memandang inflasi sebagai fenomena fiskal yang dikendalikan melalui efektifitas penerimaan pajak dan pengeluaran negara serta menghindari defisit anggaran yang memicu kenaikan utang luar negeri pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis volatilitas inflasi sebagai fenomena kombinasi moneter-fiskal di Indonesia. Analisis dilakukan secara deskriptif dan kuantitatif melalui Model Autoregressive Distributed Lag (ARDL) menggunakan data sekunder time series mulai kuartal 1 tahun 2009 hingga kuartal 2 tahun 2020. Hasil penelitian menunjukkan dominasi pengaruh positif suku bunga dari sisi moneter dan utang luar negeri dari sisi fiskal, serta belum efektifnya peran penerimaan pajak dalam menurunkan inflasi di Indonesia. Bank Indonesia perlu mengefektifkan kebijakan terkait pengelolaan suku bunga dalam mengatur jumlah uang beredar. Pemerintah perlu mengupayakan peningkatan efektifitas penerimaan pajak dan belanja negara untuk minimalisir utang luar negerinya.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

jekt

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance

Description

Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan is an academic journal focused on publishing empirical research papers, with a particular emphasis on the use of quantitative analysis tools—such as econometrics, parametric and non-parametric statistics, descriptive statistics, input-output analysis, computable ...