Baja sebagai bahan spline memiliki kekuatan dan keuletan yang lebih baik jika dibandingkan dengan bahan-bahan lain. Baja adalah logam paduan dengan besi (Fe) sebagai unsur dasar dan karbon (C) sebagai unsur paduan utamanya. Kandungan karbon dalam baja berkisar antara 0.2-2.1% wt. Salah satu baja yang digunakan untuk pembuatan spline adalah baja karbon sedang AISI 1050. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa pengaruh suhu austenisasi pada proses pengerasan permukaan spline terhadap struktur mikro dan distribusi kekerasan pada spline dengan bahan AISI 1050. spline dihardening dengan suhu austenisasi 700° C, 800° C dan 900° C dengan menggunakan pemanas induksi dengan lama pemanasan 62 detik, 87 detik, 142 detik. Setelah mencapai suhu penelitian dan waktu penahanan spline dicelup dengan media oli. Hasil penelitian menunjukan kekerasan pada spline yang telah dihardening pada suhu 700° C kekerasan permukaan mencapai 400.9 HV, pada suhu 800° C kekerasan permukaan mencapai 450.9 HV, pada suhu 900° C kekerasan permukaan mencapai 597.4 HV. Pengamatan struktur mikro pada suhu 700°C, 800°C dan 900°C, terlihat struktur martensit telah terbentuk akibat proses pendinginan cepat setelah hardening dan bewarna lebih gelap dengan sifat yang lebih getas dan lebih keras.Struktur lain yang terbentuk adalah bainit yang berwarna hitam seperti jarum struktur ini tingkat kekerasannya masih dibawah martensit.
Copyrights © 2021