Kajian ini mencoba memberikan pemaparan tentang sistem perekrutan SDM yang terdapat dalam QS Al Qashas ayat 20-28, dimana pada ayat tersebut menggambarkan kisah Nabi Musa AS yang pergi ke negeri Madyan dan kemudian direkrut oleh Nabi Syu’aib AS untuk menggarap sawahnya. Tulisan ini merupakan bentuk interpretasi pendidikan terhadap ayat-ayat Al Quran atau yang lebih dikenal dengan studi tafsir tarbawi. Kajian serupa terkait tafsir pendidikan ini, penulis mengambil inspirasi dari QS Al Kahfi yang menggambarkan kisah Nabi Musa AS dengan hamba Alloh yang disebut para ahli tafsir dengan Nabi Khidir AS. Dari kajian QS Al Kahfi ini, dirumuskan konsep pembinaan peserta didik sedangkan pada kajian ini QS Al Qashas tentang sistem perekrutan SDM. Pendekatan tafsir tarbawi dengan fungsi epistemology digunakan sebagai analisa pada kajian ini. Rumusan masalah yang diangkat adalah bagaimana konsep perekrutan SDM dalam QS Al Qashah ayat 20-28. Sehingga tujuan dalam kajian ini adalah menemukan dan merumuskan konsep perekrutan SDM yang terdapat dalam QS Al Qashas ayat 20-28. Kajian ini penulis, batasi pada ayat-ayat tertentu dalam QS Al Qashas artinya bahan kajian tidak semua ayat dalam QS Al Qashas disebabkan keterbatasan penulis dalam melakukan kajian ini. Bagaimana konsep perekrutan SDM dalam QS Al Qashas ayat 20-28 secara details penjelasannya bisa diikuti dalam uraian-uraian berikutnya.
Copyrights © 2021