Terapi jangka panjang diperlukan oleh semua penyakit kronis seperti Diabetes Melitus (DM) sehingga dapat berpengaruh pada kualitas hidup pasien. Berbagai faktor karakteristik dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien diantaranya sosio-demografi dan klinis. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran karakteristik pasien serta menganalisis faktor-faktor karakteristik yang dapat berpengaruh pada kualitas hidup pasien Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) DM tipe 2 di beberapa Puskesmas Kota Bandung pada bulan Februari sampai Mei 2019. Sebanyak 116 pasien memenuhi kriteria inklusi sebagai sampel penelitian. Intrumen yang digunakan adalah kuesioner Diabetes Quality of Life Clinical Trial Quesionnaire (DQLCTQ) dalam bahasa Indonesia dengan metode Cross-sectional. Hasil gambaran karakteristik pasien lebih banyak perempuan, usia ≥ 63 tahun, tidak bekerja, pendidikan ≤ SMA, status menikah, tidak merokok, aktivitas fisik sedang-berat, ada penyakit penyerta, lama menderita DM < 6 tahun, dan kadar glukosa darah puasa >126 mg/dL. Hasil analisis dengan uji Mann Whitney menunjukkan bahwa perbedaan kualitas hidup antara faktor-faktor karakteristik tidak berbeda secara signifikan (p>0,05) dan hasil analisis dengan regresi linier menunjukkan bahwa tidak ada faktor yang berpengaruh terhadap kualitas hidup.
Copyrights © 2021