Permasalahan dalam penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Numbered Head Together belum optimal diterapkan sehingga hasil belajar siswa pada mata pelajaran konstruksi jalan dan jembatan belum memenuhi Standar KKM. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Numbered Head Together dan mengetahui peningkatan hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 1 Gunungsitoli Idanoi dengan subjek penelitian siswa kelas X. Hasil penelitian : (1) pada siklus I (pertama) rata-rata pengamatan proses pembelajaran (responden guru) yaitu 48,60%, rata-rata persentase pengamatan keaktifan siswa yaitu 45,23% belum mencapai target yang ditetapkan, rata-rata hitung hasil belajar siswa adalah 66,93 tergolong kategori cukup, persentase ketuntasan siswa mencapai 38,88%. (2) pada siklus II (kedua) rata-rata pengamatan proses pembelajaran (responden guru) yaitu 91,06%, rata-rata persentase pengamatan keaktifan siswa yaitu 84,54% telah mencapai target yang ditetapkan, rata-rata hitung hasil belajar siswa adalah 82,16 tergolong kategori baik dan persentase ketuntasan belajar mencapai 100%, telah mencapai target yang ditetapkan yaitu 70. Dari temuan penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran Numbered Head Together pada pelajaran fisika dapat meningkatkan hasil belajar siswa di SMAN 1 Gunungsitoli Idanoi
Copyrights © 2021