Tingginya penggunaan internet pada remaja dapat menambah risiko dari aktivitas online, salah satunya adalah cyberbullying. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh moral disengagement (cognitive restructuring, minimizing agency, distortion of negative consequences, blaming atau dehumanizing the victim), peer attachment, usia, dan jenis kelamin terhadap perilaku cyberbullying. Penelitian ini dilakukan pada 260 remaja berusia 12-15 tahun dan sedang bersekolah di tingkat SMP di Jabodetabek yang diperoleh menggunakan purposive sampling. Uji validitas instrumen dilakukan dengan menggunakan Confirmatory Factor Analysis (CFA) dan uji hipotesis diolah dengan analisis regresi berganda. Cognitive restructuring, minimizing agency, dan peer attachment berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku cyberbullying.
Copyrights © 2021