Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya hasil belajar matematika siswa yang masih rendah dan berada dibawah kriteria ketuntasan minimal, sehingga penulis tergerak untuk meneliti apa penyebab kelemahan tersebut sambil mengajukan solusi dengan menerapkan model pembelajaran ARIAS. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan penggunaan model pembelajaran ARIAS dengan model pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar matematika siswa kelas II SD Labschool FIP UMJ. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan penggunaan model pembelajaran ARIAS terhadap hasil belajar matematika siswa kelas II SD Labschool FIP UMJ. Hal ini terbukti dari hasil perhitungan uji T diperoleh nilai signifikan sebesar 0,000 dengan taraf signifikan sebesar 0.05. Maka 0,00 < 0.05 sehingga Ha ditolak dan Ha diterima yang bearti terdapat perbedaan antara penggunaan model pembelajaran ARIAS dengan penggunaan model pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar matematika siswa kelas II Sekolah Dasar. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat kepada pihak-pihak terkait yang dapat memanfaatkannya seperti kepala sekolah, guru, orang tua dan siswa serta peneliti selanjutnya.
Copyrights © 2021