Pengumpulan dataset kayu dilakukan pada posisi potongan melintang untuk merekam foto bentuk, ukuran, dan sebaran pembuluh dan serat kayu. Pengambilan gambar dilakukan menggunakan kamera smartphone yang dilengkapi dengan tambahan lup perbesaran 60 kali. Kondisi pengambilan gambar dengan cara dan peralatan yang tidak ideal menyulitkan untuk mendapatkan gambar dengan kualitas baik dan konsisten, sehingga mengakibatkan tekstur pori-pori dan serat kayu tidak terekspos maksimal, hal ini akan menyebabkan kualitas dataset menurun. Penurunan kualitas dataset akan berdampak pada penurunan akurasi klasifikasi. Oleh sebab itu pada tulisan ini dilakukan penelitian untuk meningkatkan kualitas gambar, dengan menguatkan batas tepian objek pada gambar. Metoda penguatan batas tepian dilakukan menggunakan konvolusi kernel dengan matriks filter edge enhancement, kemudian pengujian performa dilakukan menggunakan dua jenis algoritma ekstraksi pola yaitu LBP dan HOG dengan algoritma klasifikasi pola SVM. Hasil tertinggi yang dicapai dengan metoda penguatan batas tepian objek didapatkan peningkatan akurasi klasifikasi sebesar +7.14% dibanding sebelumnya.
Copyrights © 2019