cover
Contact Name
Azridjal Aziz
Contact Email
azridjal.aziz@lecturer.unri.ac.id
Phone
+6285263006442
Journal Mail Official
azridjal.aziz@lecturer.unri.ac.id
Editorial Address
Jl. Soebrantas km 12,5 Kampus Bina Widya, Simpang Baru Panam, Pekanbaru 28293, RIAU
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Sains dan Teknologi
Published by Universitas Riau
ISSN : 14126257     EISSN : 25499742     DOI : https://dx.doi.org/10.31258/jst
Jurnal Sains dan Teknologi (JST), is a peer-reviewed scientific journal published regularly every six months, namely in March and September. The reviewing results will be provided within four weeks for most of the submitted articles. Articles are submitted for review with the understanding that they have not been published elsewhere. Each author is advised to submit the articles using article template of JST. Authors need to pay the publication fee. The author(s) will be responsible for proof-reading the article. There are two issues a year for this Journal and reviewing results will be provided within four weeks for most of the submitted manuscripts. Details of electronic submission are shown on the JST homepage.
Articles 112 Documents
PENGOLAHAN LINDI (Leachate) DARI TPA DENGAN PROSES ELEKTROKOAGULASI – SEDIMENTASI DAN FILTRASI Ivnaini Andesgur; Luqman Hakim; Tatang Shabur Julianto
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 13, No 1 (2014): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.066 KB) | DOI: 10.31258/jst.v13.n1.p%p

Abstract

Lindi merupakan salah satu penyebab pencemaran air di sekitar TPA. Lindi adalah cairan yang telah melewati sampah dan mengekstraksi material terlarut dan tersuspensi yang sangat halus dari sampah yang ditimbun di TPA, mengandung sejumlah zat-zat kimia beracun, bakteri patogen, senyawa organik dan konstituen lainnya yang terlarut dan tersuspensi di dalam tanah. Hal ini menyebabkan kandungan logam dan material organik dalam lindi sangat tinggi, seperti Fe 19,205 mg/l dan nitrit 1,48 mg/l. Pada penelitian ini akan dilihat penurunan konsentrasi Fe, nitrat dan konsentrasi nitrit pada lindi TPA Piyungan dengan proses elektrokoagulasi – sedimentasi dan filtrasi menggunakan elektroda tembaga dan aluminium. Dengan variasi dosis tawas (1500 ppm dan 2000 ppm) dan waktu kontak (25 menit, 50 menit, 75 menit dan 100 menit). Hasil dari penelitian ini didapatkan efisiensi penurunan terbaik 84 % untuk parameter Fe, 77 % untuk parameter nitrat dan 97 % untuk parameter nitrit pada bak filtrasi dengan koagulan tawas 1500 ppm dan waktu kontak 25 menit. Efluen hasil elektrokoagulasi bila didasarkan pada baku mutu kualitas air golongan empat PP. No. 82 Tahun 2001 nilai konsentrasi Fe, nitrat dan nitrit sudah memenuhi baku mutu dipersyaratkan yaitu konsentrasi Fe sebesar ≤ 5 mg/l, nitrat sebesar 20 mg/l dan nitrit sebesar 0.06 mg/l.Kata kunci: Elektrokoagulasi, Filtrasi, Lindi, Sedimentasi
KARAKTERISTIK PIPA KALOR DENGAN FLUIDA KERJA ASETON, FILLING RATIO 80 % PADA BERBAGAI KEMIRINGAN Rahmat Iman Mainil; Ferly Septian Iskandar; Azridjal Aziz
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 18, No 2 (2019): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jst.v18.n2.p68-72

Abstract

This paper presents an experimental investigation of thermal characteristics of heat pipe (length of 400 mm and diameter of ¼ ̋) with working fluid aseton. The filling ratio was controlled at 80 %. The effect of heat input and inclination of heat pipe on the thermal characteristics of the heat pipe had been studied with variations of (3-6 W) and (0-90°), respectively. The result showed that the high heat input and inclination resulted to the increase of thermal performance  of heat pipe .
Efek Variasi Waktu Penumbuhan Secara Hidrotermal Terhadap Keteraturan Nanorod Zink Oksida Marjoni Imamora Ali Umar
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 19, No 1 (2020): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.879 KB) | DOI: 10.31258/jst.v19.n1.p1-6

Abstract

dihasilkan dilaporkan dalam artikel ini. Konsentrasi larutan penumbuh ZnO Nanorod yang digunakan adalah 0.04M Zn (NO)3.H2O pada suhu 90°C.  Waktu penumbuhan ZnO nanorod dilakukan dengan 5 variasi waktu yaitu 0.5 h, 1h, 2h, 4, dan 8h yang dilambangkan dengan T0.5, T1.0, T2.0, T4.0, dan T8.0. Sampel yang dihasilkan dikarakterisasi dengan field emmisision scanning electron microscopy (FESEM), dan X-ray diffraction (XRD) yang masing-masing untuk melihat morfologi dan struktur ZnO nanorod yang dihasilkan. Data FESEM menunjukkan bahwa umumnya diameter dan ketinggian meningkat dengan peningkatan waktu penumbuhan. Disamping itu, keteraturan nanorod juga semakin baik seiring penambahan waktu penumbuhan. Keteraturan ZnO nanorod yang paling baik terbentuk pada waktu penumbuhan T1.0 dengan persentase rata-rata kecondongan nanorod yang terjadi adalah 6.0 ± 1.0 %.  Sementara itu, sample T2.0-T8.0 menunjukkan rod yang terbentuk sudah mulai melebihi 100 nm sehingga tidak dapat digolongkan ke dalam ZnO nanorod. Aplikasi ZnO nanorod dengan variasi waktu penumbuhan ini sebagai nanogenerator dan fotoanod dalam piranti dye sensitized solar cell juga dibahas dalam artikel ini.
PERANCANGAN KONDENSOR MESIN PENGERING PAKAIAN MENGGUNAKAN AIR CONDITIONER ½ PK SIKLUS UDARA TERTUTUP Deni Kurniawan; Azridjal Aziz; Rahmat Iman Mainil
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 15, No 2 (2016): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.3 KB) | DOI: 10.31258/jst.v15.n2.p57-62

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang kondensor mesin pengering pakaian menggunakan mesin pendingin udara dengan sistem kompresi uap siklus udara tertutup. Mesin pengering pakaian ini menggunakan Air Conditioner ½ PK. Pada air conditioner ini mempunyai dua fungsi penting yaitu sebagai pendingin dan pemanas, dimana panas yang dihasilkan oleh kondensor dan dimanfaatkan sebagai sumber panas untuk pengeringan. Kondensor beroperasi pada keadaan tekanan dan temperatur yang lebih tinggi, proses perpindahan panas yang terjadi pada kondensor pada prinsipnya sama dengan evaporator. Keduanya melibatkan perubahan fasa refrigerant. Desain dari kondensor dipengaruhi oleh berat jenis refrigeran, jenis refrigeran yang digunakan pada penelitian ini yaitu R-22, temperatur dan massa jenis udara yang masuk ke kondensor. Pada perancangan ini temperatur kondensor yaitu 45˚C dengan beban kondensor 2,3404 kJ/s. Bahan yang digunakan pada perancangan kondensor yaitu pipa tembaga dengan panjang keseluruhan 20 m dan 30 laluan. Maka didapatlah panjang kondensor pada perancangan ini yaitu 0,66 m dengan luas perpindahan panas 0,14 m².
PENGARUH SUHU DAN WAKTU REAKSI TERHADAP PEMBENTUKAN NANOPARTIKEL MAGNETIT (Fe3O4) SECARA HIDROTERMAL Sari, Esty Octiana; Fadli, Ahmad; Amri, Amun
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 18, No 1 (2019): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (22.439 KB) | DOI: 10.31258/jst.v18.n1.p8-13

Abstract

Nanopartikel magnetit (Fe3O4) merupakan nanomaterial yang atraktif karena dapat diaplikasikan secara luas dalam bidang biomedis, elektronik, lingkungan, hingga pertanian. Metode hidrotermal merupakan salah satu metode sintesis sederhana untuk mendapatkan magnetit dengan ukuran terkontrol. Penelitian ini bertujuan menentukan pengaruh suhu dan waktu reaksi terhadap pembentukan nanomagnetit pada proses hidrotermal. Magnetit disintesis dari FeCl3, urea, sitrat dan polietilena glikol (PEG) pada suhu 180, 200 dan 220oC selama 1, 2, 3, 5, 7, 9 dan 12 jam. Hasil sintesis dikarakterisasi dengan XRD, TEM dan magnetometer. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa semakin tinggi suhu semakin cepat reaksi pembentukan magnetit. Semakin lama waktu reaksi, menunjukkan kecenderungan pada peningkatan kristalinitas dan ukuran partikel.
OPTIMASI KINERJA PROYEK PEMBERSIHAN CRUDE OIL CONTAMINATED SOIL (COCS) MELALUI MITIGASI RISIKO DAN METODE PENDEKATAN LEAN SIGMA (STUDI KASUS PROYEK PEMBERSIHAN COCS DI LOKASI 5E-42 MINAS) Erizal '; Ari Sandhyavitri; Reni Suryanita
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 14, No 2 (2015): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1405.822 KB) | DOI: 10.31258/jst.v14.n2.p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko-risiko yang mempengaruhi kinerja proyek pembersihan Crude Oil Contaminated Soil (COCS) pada pekerjaan yang berada di lintasan kritis, menganalisis dampak risiko-risiko terhadap waktu dan biaya pelaksanaan proyek dengan metode Lean Sigma dan memitigasi dan respon risiko-risiko berdasarkan metode Lean Sigma dengan pendekatan Stokastik. Parameter dampak risiko yang diukur adalah nilai waktu dan biaya pelaksanaan proyek setelah dilakukan mitgasi dan respon risiko- risiko sehingga menghasilkan kinerja yang optimal (best practice), nilai setelah dilakukan mitigasi risiko namun kinerja sesuai dengan aktual (most likely) dan kinerja aktual (as is). Ketiga nilai kinerja tersebut dianalisis dengan pendekatan stokatik untuk mendapatkan nilai durasi dan biaya pelaksanaan pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan ada 14 risiko yang mempengaruhi kinerja pembersihan COCS. Tiga risiko yang signifikan menimbulkan dampak negatif terhadap penambahan waktu dan biaya pelaksanaan proyek adalah data sebaran COCS tidak akurat, kapasitas fasilitas penampung di Soil Bioremediation (SBF) Minas tidak cukup menampung COCS dan kerusakan peralatan berat. Hasil analisis stokastik menunjukkan bahwa pada tingkat kepercayaan 95%, pekerjaan dapat diselesaikan selama 178 hari dari aktual 210 hari dan biaya pelaksanaan dapat diturunkan menjadi Rp. 3.698.000.000,00,- dari aktual Rp. 4.060.501.200,00,-. Dengan menerapkan manajemen risiko dan melakukan mitigasi dengan metode pendekatan lean sigma maka kemungkinan durasi pekerjaan dapat dikurangi sebesar 15,2 % dan biaya dapat diturunkan sebesar 8,9% dari kondisi aktual (as is).
KEKUATAN DAN DAKTILITAS KOLOM BETON MUTU TINGGI YANG DIKEKANG DENGAN BAJA MUTU TINGGI (KASUS PEMBEBANAN KONSENTRIK Djauhari, Zulfikar; Yuniarto, Enno
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 11, No 1 (2012): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (22.439 KB) | DOI: 10.31258/jst.v11.n1.p%p

Abstract

Tulisan ini memaparkan hasil investigasi perilaku kekuatan dan daktilitas kolom beton mutu tinggi yang dikekang dengan baja spiral atau hoops mutu tinggi, di bawah beban tekan terpusat dan eksentrik. Untuk kasus pembebanan eksentrik, studi menggunakan 18 spesimen kolom pendek berpenampang melingkar dengan diameter 110 mm yang dikekang menggunakan batangan besi spiral. Variabel pengujian meliputi kuat tekan (yield strength), tipe pengekang (hoops), serta jarak dan rasio volumetrik besi pengekang. Efek dari beberapa variabel pengujian terhadap perilaku pembebanan aksial terpusat kolom beton mutu tinggi dipaparkan dan didiskusikan di tulisan ini.Kata Kunci : beton mutu tinggi, baja mutu tinggi, pengekangan
EVALUASI INSTABILITAS RANGKA ATAP BAJA RINGAN SESUAI SNI 7971-2013 Widya Apriani
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 17, No 1 (2018): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (809.417 KB) | DOI: 10.31258/jst.v17.n1.p16-22

Abstract

Kegagalan struktur rangka atap bangunan dapat  mengakibatkan kerugian yang besar bagi pemilik bangunan serta mengancam keamanan dan keselamatan pemakai bangunan. Keruntuhan dapat disebabkan oleh faktor perencanaan dan  pelaksanaan. Pada tahun 2016 terjadi kegagalan struktur rangka atap pada Gedung X di Pekanbaru yang mengakibatkan  hampir keseluruhan rangka atap bangunan rubuh. Berdasarkan pengamatan visual terjadi kegagalan pada sambungan dan tekuk di beberapa batang. melalui observasi secara langsung, Skema keruntuhan rangka atap jenis howe girder yaitu terjadi pada sebagian di bentang pendukung dan keruntuhan keseluruhan pada bentang utama. Penelitian dilakukan dengan analisis numerik untuk mengetahui instabilitas elemen rangka batang menggunakan suatu program komputer yang sesuai dengan SNI 7971-2013. Analisis dilakukan untuk pola keruntuhan struktur rangka atap. Analisis meliputi gaya dalam pada saat struktur mengalami kegagalan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa elemen rangka atap baja canai dingin pada gedung x masih belum memenuhi kriteria perencanaan SNI 7971-2013. Elemen tekan tidak stabil setelah diaplikasikan beban kombinasi.
TELAAH PROSPEK MINYAK KELAPA SAWIT SEBAGAI MINYAK ISOLASI TRANSFORMATOR Fri Murdiya
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 14, No 1 (2015): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.104 KB) | DOI: 10.31258/jst.v14.n1.p%p

Abstract

Minyak kelapa sawit sebagai isolasi transformator daya menjadi hal yang menarik bagi para peneliti. Minyak kelapa sawit lebih ramah lingkungan dan berkesinambungan tersedia di Indonesia. Minyak kelapa sawit cocok untuk diterapkan pada transformator daya sebagai pengganti minyak mineral yang memiliki beberapa kekurangan yang mendasar. Secara studi kelayakan minyak kelapa sawit atau turunannya memiliki sifat yang mirip dengan minyak mineral. Dari pengujian laboratorium untuk tegangan tembus, peluahan berlahan (creeping discahrge) dan dinamika muatan ruang antara elektroda jarum dan pelat yang dicelupkan kedalam minyak kelapa sawit serta konduktifitas minyak, memberikan hasil yang baik. Sehingga prospek minyak kelapa sawit dikembangkan sebagai minyak isolasi pada transformator daya sangat menjanjikan.
IMPREGNASI LOGAM Cu PADA HIDROKSIAPATIT DARI KULIT KERANG DARAH (Anadara granosa) Zultiniar '; Yelmida A. '; Nuruzzaman Shiqhi
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 16, No 1 (2017): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.874 KB) | DOI: 10.31258/jst.v16.n1.p20-23

Abstract

Hidroksiapatit (HAp, Ca10(PO4)6(OH)2) adalah senyawa yang berasal dari kalsium posfat yang termasuk unsur pokok komponen anorganik dari jaringan keras seperti tulang dan gigi. Hidroksiapatit (Hap) adalah material yang digunakan sebagai implan tulang, adsorben, dan katalis. Pada studi (penelitian) ini, Hidroksiapatit yang disangga katalis Cu, disiapkan menggunakan metode impregnasi basah. Katalis Cu-HAp disiapkan dengan memvariasikan jumlah Cu yaitu 3, 6 and 12 % b/b. Larutan dikeringkan dengan pengadukan pada kecepatan 350 rpm pada suhu 30 oC selama 24 jam. Sampel yang kering kemudian dioven pada suhu 105 oC selama 1 jam. Katalis yang telah kering, kemudian dikalsinasi pada suhu 500 oC selama 3 jam. Hasil terbaik yang didapat dari katalis Cu-HAp digunakan sebagai rasio logam Co dan Ni. Hasil impregnasi dianalisis menggunakan spektofotomter FTIR, Surface Area Analyzer (SAA), X-ray diffraction (XRD) dan Scanning Electron Microscopy- Electron Dispersive X-ray (SEM-EDX). Berdasarkan analisis SAA, luas permukaan HAp adalah 17.753 m²/g, sedangkan logam HAp yang paling optimal pada rasio Cu-Hap (3%) mencapai 31.138 m²/g, yang berarti peningkatan luas permukaan mencapai 75%. Analisa dari difraksi X-ray menunjukkan hasil yang tidak signifikan, berbeda dibandingkan dengan katalis H-Ap. Hasil analisa unsur dengan SEM-EDX menunjukkan bahwa proses impregnasi logam pada hidroksiatpatit cukup berhasil. Proses impregnasi dipengaruhi oleh pengadukan, pengeringan, dan proses kalsinasi.

Page 1 of 12 | Total Record : 112