Dengan semakin maraknya media sosial digital, muncul fenomena di segala lapisan usia masyarakat untuk tampil narsis berswafoto layaknya model bergaya. Namun oleh karena kurang dikuasainya teknik pemotretan dan minimnya pemahaman komposisi estetika foto yang baik, maka hasil foto dirasakan kurang optimal. Padahal foto memiliki potensi sebagai media yang dapat merekam peristiwa sebagai kenangan menarik dan ada kemungkinan tidak dapat berulang lagi. Seiring dengan relatif makin terjangkaunya harga kamera Single Lens Reflect(SLR), maka banyak masyarakat yang telah memiliki kamera ini dengan harapan kualitas warna dan detail foto lebih baik. Akan tetapi masih banyak usia remaja hingga dewasa pada khususnya yang kurang memahami berbagai fungsi yang dimiliki kamera SLR. Meskipun tips dan trik memotret telah banyak diunggah media Youtube, Instagram, namun tetap ada beberapa kendala teknis yang akan lebih mudah dipahami apabila dilakukan pengenalan teknik pemotretan secara tatap muka. Latar belakang inilah yang menjadi dasar penyusunan penyuluhan dan pelatihan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Program Magister Desain Universitas Trisakti. Metode PKM dilakukan dengan cara diberikan penyuluhan penguatan materi dasar-dasar pemotretan dan pelatihan teknik dasar pemotretan model menggunakan lampu studio. Dari hasil kegiatan PKM ini, terlihat peserta telah memahami teknis pemotretan, sehingga hasil foto terlihat lebih baik, menarik, dan bercerita.
Copyrights © 2020