KINAA: Jurnal
Vol 2 No 2 (2017)

Tinjauan Teologis Tentang Pentingnya Perkunjungan Majelis Gereja Terhadap Warga Jemaat di Jemaat Pangkajene Sidenreng

Yonathan Mangolo (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2017

Abstract

Majelis Gereja merupakan badan tetap dalam jemaat yang bertugas melaksanakan pelayanan gerejawi. Dalam hal ini Majelis Gereja memiliki tugas dan tanggungjawab salah satu diantaranya ialah mengadakan perkunjungan ke anggota jemaat. Perkunjungan sangat penting dilakukan oleh Majelis Gereja untuk melihat pertumbuhan dan perkembangan iman jemaat. Dalam memaksimalkan perkunjungan maka Majelis Gereja harus memiliki berbagai Strategi perkunjungan. Tetapi ditemukan bahwa Majelis Gereja jemaat Pangkajene Sidenreng sudah memahami tugas dan tanggung jawabnya tetapi mereka mengabaikan tugas pelayanan Perkunjungan itu, karena mereka tidak melaksanakannya mereka sudah memahami tugas dan tanggungjawabnya yang lain tetapi soal perkunjungan ini tidak dilaksanakan. Jadi hal itulah yang merupakan masalah yang hendak penulis teliti dengan mengunakan metode deskriptif kualitatif melalui kajian pustaka (Library Research) dan Penelitian Lapangan (Fieid Research) yakni wawancara dengan para narasumber. Setelah penulis melakukan analisis ternyata ditemukan bahwa yang mempengaruhi tidak terlaksananya perkunjungan adalah tidak adanya waktu yang tepat, adanya rumah anggota jemaat yang berjauhan dan adanya kesibukan. Yang seharusnya Majelis Gereja lakukan adalah melaksanakan perkunjungan rutin kepada anggota jemaat karena itu adalah salah satu tugas dan tanggung jawab Majelis Gereja yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Tidak hanya dilakukan melalui pelayanan insidentil agar anggota jemaat merasa diperhatikan terlebih keberadaan gereja tetap dirasakan.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

kinaa

Publisher

Subject

Religion Humanities Education

Description

Kinaa is a word in Toraja languages that means full of wisdom. Kinaa is one of the core characters of Toraja culture. This character process is not instant. A person who is followed and emulated is one who has the character of quinine. Another character is manarang which means clever, barani means ...