KINAA: Jurnal
Vol 2 No 2 (2017)

Makna Ibadah Sejati: Studi Eksegetis Mengenai Makna Ibadah yang Sejati Menurut Roma 12:1-2 dan Implikasinya bagi Kekristenan Masa Kini

Kristanto Kristanto (Unknown)
Lita Jaya Merannu (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2017

Abstract

Banyak orang memahami ibadah seperti yang kelihatan saja seperti mengikuti persekutuan pribadi ataupun persekutuan-persekutuan jemaat yang disertai liturgi-liturgi tanpa melihat bahwa yang dimaksudkan oleh rasul Paulus lebih daripada hal itu. Ada pembelajaran penting yang dapat dipelajari ketika makna yang sebenarnya dari ibadah itu sendiri bila digali lebih dalam. dengan mengali maknanya maka jawaban dari pertanyaan, “bagaimana ibadah yang sejati menjadi sebuah identitas diri bagi setiap manusia dengan memberikan dirinya sebagai suatu persembahan yang hidup, kudus dan berkenan kepada Allah?” akan terjawab dengan pemahaman yang benar. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan yang didasarkan pada konteks Alkitab, khususnya kitab Roma 12:1-2, dalam rangka mengkaji melalui penafsiran tentang ibadah yang sejati, kemudian menarik maknanya untuk diimplikasikan dengan kehidupan kekristenan saat ini. Surat Roma menekankan tentang iman bukan pada sunat dan Hukum Taurat, karena manusia dibenarkan hanya karena imannya kepada Yesus Kristus. Paulus berbicara mengenai hal ini sebab jemaat di Roma terdiri dari orang Yahudi dan nonYahudi, di mana orang Yahudi menjadi kelompok yang minoritas. Orang Yahudi masih menyakini bahwa hanya mereka yang memperoleh keselamatan diluar itu tidak. Rasul Paulus menentang akan hal itu, ia menegaskan iman adalah kunci dari keselamatan. Setelah iman itu ada, berakar dan bertumbuh dalam hati manusia, maka manusia akan mampu untuk beribadah secara benar dan sejati kepada Allah. Iman yang tergambar melalui seluruh aspek kehidupan manusia. Bagaimana manusia memperlihatkan ibadahnya yang sejati melalui mempersembahkan tubuhnya menjadi persembahan yang hidup, yang kudus dan berkenan kepada Allah? dengan cara menyerahkan tubuh, roh dan jiwa serta waktu kehidupannya secara sepenuhnya hanya kepada Kristus.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

kinaa

Publisher

Subject

Religion Humanities Education

Description

Kinaa is a word in Toraja languages that means full of wisdom. Kinaa is one of the core characters of Toraja culture. This character process is not instant. A person who is followed and emulated is one who has the character of quinine. Another character is manarang which means clever, barani means ...