Kecelakaan lalu lintas merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang utama di tingkat global, regional dan nasional, lebih dari 1,2 juta orang diseluruh dunia meninggal setiap tahunnya akibat kecelakaan lalu lintas, dan antara 20 dan 50 juta orang menderita cedera. Tujuan dalam penelitian ini yaitu menggambarkan perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan pencegahan kecelakaan lalu lintas siswa di SMA Negeri 2 Polewali. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan model pretest dan posttest pada siswa kelas XII berjumlah 47 siswa yang dipilih melalui systematik random sampling dari 125 siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan setelah pelaksanaan penyuluhan dengan nilai rata-rata sebelum sebanyak 29.85 dan sesudah penyuluhan nilai rata-rata sebanyak 31.81, berdasarkan hasil uji perbedaan tingkat pengetahuan siswa sebelum dan sesudah penyuluhan menunjukkan adanya perbedaan sebelum dan sesudah penyuluhan dengan nilai p.value 0.000. Kesimpulan dalam penelitian ini ada perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan kecelakaan lalu lintas pada Siswa SMA Negeri 2 Polewali.
Copyrights © 2019