JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021

IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI ALIH FUNGSI PENGGUNAAN BANGUNAN RUMAH TINGGAL MENJADI KOMERSIAL KECAMATAN PONTIANAK TENGGARA

Rendy Hidayat (Unknown)
Nana Novita Pratiwi (Unknown)
Ely Nurhidayati (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 Feb 2021

Abstract

Perubahan pemanfaatan fungsi bangunan gedung di Jalan Sejahtera 1 sudah terlihat berbeda dengan peruntukannya sebagai kawasan permukiman menengah. Perubahan pemanfaatan fungsi bangunan tersebut secara bertahap akan mengubah kawasan dominasi rumah hunian menjadi komersial seperti menjadi ruko, rumah makan, toko, salon, kantor swasta, laundry dan lainnya yang mempunyai implikasi yang berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan fungsi pemanfaatan bangunan perumahan menjadi komersial di Jalan Sejahtera 1. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif untuk mengidentifikasi karekteristik fungsi penggunaan bangunan di wilayah studi, sedangkan analisis logistic regression model untuk mengetahui faktor-faktor terjadinya perubahan fungsi bangunan rumah menjadi komersial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan fungsi pemanfaatan bangunan rumah menjadi komersial yang terjadi di Jalan Sejahtera 1 merupakan daerah strategis, karena merupakan jalan penghubung antara Kecamatan Pontianak Tenggara dengan Kecamatan Sungai Raya. Perubahan fungsi bangunan menjadi komersial sebesar 26,4%, faktor yang memengaruhi adalah utilitas umum dan personal pemilik lahan. Semakin lengkap utilitas umum, maka semakin tinggi pula kemungkinan perubahan fungsi pemanfaatan bangunan perumahan. Begitu juga dengan personal pemilik lahan, semakin rendah pendidikan, penghasilan dan mata pencarian maka semakin tinggi pula perubahan fungsi pemanfaatan bangunan perumahan menjadi komersial.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

JMHMS

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung ...