Kegiatan masyarakat di Waterfront telah terbukti dapat mendorong pertumbuhan perekonomian melalui peluang investasi dan peluang kerja. Dampak terhadap dimensi ekonomi tersebut bukan hanya berdampak positif tetapi juga dapat berdampak negatif seperti pengeluaran yang meningkat serta tingginya tingkat persaingan warga. Selain berdampak pada dimensi ekonomi, kegiatan masyarakat di Waterfront juga berdampak pada aspek fisik dari Waterfront tersebut. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh kegiatan di Waterfront Kelurahan Benua Melayu Laut terhadap ekonomi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif[o1] dengan teknik analisis pembobotan menggunakan distribusi frekuensi. Pengumpulan data terbagi menjadi dua yaitu secara primer yang dilakukan dengan melakukan observasi secara langsung, kuesioner, dokumentasi dan wawancara mendalam, sedangkan pengumpulan data secara sekunder dilakukan dengan mengambil data terkait ke instansi yang bersangkutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan di Waterfront Kelurahan Benua Melayu Laut berpengaruh rendah terhadap ekonomi masyarakat dengan skor 2,2. Pengaruh ekonomi yang ditimbulkan berupa pengaruh positif maupun negatif. Pengaruh positf tersebut antara lain meningkatnya pendapatan masyarakat setempat sebesar 1-5% serta bertambahnya lapangan pekerjaan dengan adanya kegiatan perdagangan dan jasa yang baru. Sementara pengaruh negatif [o2]yang ditimbulkan dalam aspek ekonomi adalah masih rendahnya ketersediaan tenaga kerja lokal dari masyarakat,serta meningkatnya pengeluaran masyarakat sebesar 1-5%Kata kunci: benua melayu laut, ekonomi, waterfront
Copyrights © 2021