Persimpangan merupakan titik tempat pertemuan ruas jalan dan tempat terjadi permasalahan lalu lintas. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mencari rekomendasi alternatif yang terjadi pada simpang dengan tipe simpang bersinyal yang salig berdekatan dan mempunyai permasalahan yang sama yaitu pada Jalan H Rais A Rahman, Jalan Gusti Hamzah, Jalan Jeranding dan persimpangan Jalan H Rais A Rahman,Jalan HM Suwignyo,Jalan RE Martadinata. Analisa persimpangan dilakukan dengan metode manual dan metode Vissim 11. Dengan menggunakan metode MKJI 1997 dengan sistem volume yang didapat dengan cara counting atau pengamatan langsung, dan analisa selanjutnya digunakan volume dengan memproyeksikan hasil ke tahun 2024. Dari hasil yang didapat rata-rata tundaan paling besar 50,60 smp/det dengan tingkat layanan LOS E. Dengan hasil yang didapat, perlunya alternatif pada kedua simpang dengan sistem pelebaran jalan dan mengurangi hambatan samping yang ada pada setiap lengan. Dilakukannya pelebaran jalan untuk memprediksi tahun berikutnya dilakukan alternatif tambahan dengan melakukan pengefektifan jalan pararel yang sudah ada dengan perubahan tipe simpang menjadi simpang tiga tak bersinyal dengan pengefektifan jalan pararel dengan hasil dari metode MKJI 1997 dan simulasi Vissim sehingga didapat hasil dengan tundaan yang didapat paling besar 7,95 dengan tingkat layanan LOS A. Maka dapat dikatakan alternatif yang diberikan dapat dilakukan dimasa yang akan datang.Kata kunci: Evaluasi Simpang; Simpang Bersiyal; Penataan Simpang; PTV VISSIM
Copyrights © 2020