Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

ALAT PEMANTAU KESTABILAN PASTEURISASI SUSU Kurniawan, Irfan; Putri, Riana Defi Mahadji
Edu Elektrika Journal Vol 1 No 2 (2012): Edu Elektrika Journal
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi sekarang ini mengalami kemajuan yang sangat pesat. Alat-alat dengan teknologi canggih telah banyak ditemukan seiring dengan kebutuhan manusia yang semakin kompleks. Khususnya dibidang elektronika, segala aspek kehidupan manusia saat ini dan mendatang tidak akan lepas dari perkembangan teknologi ini.Pemantauan suhu presisi sangat dibutuhkan di dunia industri saat ini khususnya di dunia industri pangan dan minuman yang memiliki tingkat kadaluarsa. Salah satu aplikasi penggunaan pemantauan suhu presisi yaitu pada proses pasteurisasi. Metode perancangan alat pemantaun kestabilan pasteurisasi susu dengan membuat hardware berupa rangkaian elektronik yang berfungsi secara otomatis dengan menggunakan software, untuk mendeteksi suhu pemanasan susu kemudian membatasi suhu dan waktu pemanasan susu. Penyusunan laporan tugas akhir ini berdasarkan pada metode penelitian, metode dokumentasi dan metode studi pustaka. Alat Pemantau Kestabilan Pasteurisasi Susu ini menggunakan mikrokontroler AT Mega 8535 sebagai inti atau otak, yang di jalankan menggunakan program. Alat ini juga memakai sensor suhu DS18S20 sebagai pendeteksi suhu dimana sensor ini sudah memiliki output digital, dan alat ini menggunakan IC timer DS1307 yang berfungsi sebagai pengatur batas suhu, juga IC MOC3020 yang berfungsi sebagai pengatur batas suhu, dan juga LCD yang berfungsi untuk menampilkan pembacaan suhu, waktu, dan batas suhu yang semuanya sudah ditentukan dalam program. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian dan pembuatan alat pemantau kestabilan pasteurisasi susu ini adalah sebagai pembatas dan penyetabil suhu pemanasan pada suhu 800 sampai jangka waktu yang ditentukan yaitu 1 menit. Alat melakukan pemanasan susu sampai suhu mencapai batas yang ditentukan pada suhu 800 kemudian menyetabilkan suhu sampai jangka waktu yang ditentukan yaitu 1 menit.
Alat Pemantau Kestabilan Pasteurisasi Susu Kurniawan, Irfan; Putri, Riana Defi Mahadji
Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 2 (2013): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jte.v5i2.3557

Abstract

Abstrak— Perkembangan teknologi sekarang ini mengalami kemajuan yang sangat pesat. Alat-alat dengan teknologi canggih telah banyak ditemukan seiring dengan kebutuhan manusia yang semakin kompleks. Khususnya dibidang elektronika, segala aspek kehidupan manusia saat ini dan mendatang tidak akan lepas dari perkembangan teknologi ini.Pemantauan suhu presisi sangat dibutuhkan di dunia industri saat ini khususnya di dunia industri pangan dan minuman yang memiliki tingkat kadaluarsa. Salah satu aplikasi penggunaan pemantauan suhu presisi yaitu pada proses pasteurisasi. Alat Pemantau Kestabilan Pasteurisasi Susu ini menggunakan mikrokontroler AT Mega 8535 sebagai inti atau otak, yang di jalankan menggunakan program. Alat ini juga memakai sensor suhu DS18S20 sebagai pendeteksi suhu dimana sensor ini sudah memiliki output digital, dan alat ini menggunakan IC timer DS1307 yang berfungsi sebagai pengatur batas suhu, juga IC MOC3020 yang berfungsi sebagai pengatur batas suhu, dan juga LCD yang berfungsi untuk menampilkan pembacaan suhu, waktu, dan batas suhu yang semuanya sudah ditentukan dalam program. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian dan pembuatan alat pemantau kestabilan pasteurisasi susu ini adalah sebagai pembatas dan penyetabil suhu pemanasan pada suhu 800 sampai jangka waktu yang ditentukan yaitu 1 menit. Alat melakukan pemanasan susu sampai suhu mencapai batas yang ditentukan pada suhu 800 kemudian menyetabilkan suhu sampai jangka waktu yang ditentukan yaitu 1 menit. Keywords— Pemantau pasteurisasi, Mikrokontroler, Sensor suhu DS18S20.
EVALUASI PENATAAN LALU LINTAS PADA PERSIMPANGAN JALAN H RAIS A RAHMAN – JALAN GUSTI HAMZAH – JALAN JERANDING DAN JALAN H RAIS A RAHMAN – JALAN H M SUWIGNYO – JALAN RE MARTADINATA KOTA PONTIANAK Kurniawan, Irfan; Sumiyattinah, -; Kadarini, S. Nurlaily
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v7i2.42522

Abstract

Persimpangan merupakan titik tempat pertemuan ruas jalan dan tempat terjadi permasalahan lalu lintas. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mencari rekomendasi alternatif yang terjadi pada simpang dengan tipe simpang bersinyal yang salig berdekatan dan mempunyai permasalahan yang sama yaitu pada Jalan H Rais A Rahman, Jalan Gusti Hamzah, Jalan Jeranding dan persimpangan Jalan H Rais A Rahman,Jalan HM Suwignyo,Jalan RE Martadinata. Analisa persimpangan dilakukan dengan metode manual dan metode Vissim 11. Dengan menggunakan metode MKJI 1997 dengan sistem volume yang didapat dengan cara counting atau pengamatan langsung, dan analisa selanjutnya digunakan volume dengan memproyeksikan hasil ke tahun 2024. Dari hasil yang didapat rata-rata tundaan paling besar 50,60 smp/det dengan tingkat layanan LOS E. Dengan hasil yang didapat, perlunya alternatif  pada kedua simpang dengan sistem pelebaran jalan dan mengurangi hambatan samping yang ada pada setiap lengan. Dilakukannya pelebaran jalan untuk memprediksi tahun berikutnya dilakukan alternatif tambahan dengan melakukan pengefektifan jalan pararel yang sudah ada dengan perubahan tipe simpang menjadi simpang tiga tak bersinyal dengan pengefektifan jalan pararel dengan hasil dari metode MKJI 1997 dan simulasi Vissim sehingga didapat hasil dengan tundaan yang didapat paling besar 7,95 dengan tingkat layanan LOS A. Maka dapat dikatakan alternatif yang diberikan dapat dilakukan dimasa yang akan datang.Kata kunci: Evaluasi Simpang; Simpang Bersiyal; Penataan Simpang; PTV VISSIM
ALAT PEMANTAU KESTABILAN PASTEURISASI SUSU Kurniawan, Irfan; Putri, Riana Defi Mahadji
Edu Elektrika Journal Vol 1 No 2 (2012): Edu Elektrika Journal
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eej.v1i2.1893

Abstract

Perkembangan teknologi sekarang ini mengalami kemajuan yang sangat pesat. Alat-alat dengan teknologi canggih telah banyak ditemukan seiring dengan kebutuhan manusia yang semakin kompleks. Khususnya dibidang elektronika, segala aspek kehidupan manusia saat ini dan mendatang tidak akan lepas dari perkembangan teknologi ini.Pemantauan suhu presisi sangat dibutuhkan di dunia industri saat ini khususnya di dunia industri pangan dan minuman yang memiliki tingkat kadaluarsa. Salah satu aplikasi penggunaan pemantauan suhu presisi yaitu pada proses pasteurisasi. Metode perancangan alat pemantaun kestabilan pasteurisasi susu dengan membuat hardware berupa rangkaian elektronik yang berfungsi secara otomatis dengan menggunakan software, untuk mendeteksi suhu pemanasan susu kemudian membatasi suhu dan waktu pemanasan susu. Penyusunan laporan tugas akhir ini berdasarkan pada metode penelitian, metode dokumentasi dan metode studi pustaka. Alat Pemantau Kestabilan Pasteurisasi Susu ini menggunakan mikrokontroler AT Mega 8535 sebagai inti atau otak, yang di jalankan menggunakan program. Alat ini juga memakai sensor suhu DS18S20 sebagai pendeteksi suhu dimana sensor ini sudah memiliki output digital, dan alat ini menggunakan IC timer DS1307 yang berfungsi sebagai pengatur batas suhu, juga IC MOC3020 yang berfungsi sebagai pengatur batas suhu, dan juga LCD yang berfungsi untuk menampilkan pembacaan suhu, waktu, dan batas suhu yang semuanya sudah ditentukan dalam program. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian dan pembuatan alat pemantau kestabilan pasteurisasi susu ini adalah sebagai pembatas dan penyetabil suhu pemanasan pada suhu 800 sampai jangka waktu yang ditentukan yaitu 1 menit. Alat melakukan pemanasan susu sampai suhu mencapai batas yang ditentukan pada suhu 800 kemudian menyetabilkan suhu sampai jangka waktu yang ditentukan yaitu 1 menit.
Should I Bribe? Re-Examining the Greasing-the-Wheels Hypothesis in Democratic Post-Soeharto Indonesia Kurniawan, Irfan
Economics and Finance in Indonesia Vol. 66, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

During the Soeharto Era corruption was considered to grease the wheels of growth in Indonesia, a country once considered to be the most corrupt country in the world. Indonesia began to experience instantaneous decentralization and democratization after the Soeharto Era abruptly ended. While vastly celebrated, these episodes have their unintended consequence: coercive regulation. We employed the extensive firm-level Large and Medium Manufacturing (Industri Besar Sedang/IBS) census data combined with the Indonesian Democracy Index (Indeks Demokrasi Indonesia/IDI) at provincial level spanning from 2009 to 2015 and found that bribery hampered Indonesian firm output and productivity growth by 9.8% and 12.6%, respectively. These results suggest that the greasing effect has now diminished. Interestingly, we also found that firms located in a province with a better democracy index may experience less damaging effects of corruption. In other words, two firms paying the same value of bribe may obtain different effects depending on where they are located.
PENGARUH KEPEMIMPINAN TERHADAP TECHNOPRENEURSHIP DALAM UMKM MENGGUNAKAN SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Kurniawan, Irfan; Veri, Jhon
Jurnal Ekonomi dan Bisnis (EK dan BI) Vol 7 No 2 (2024)
Publisher : Politeknik Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37600/ekbi.v7i2.1729

Abstract

In the digital era, the role of leadership in driving technology adoption and innovation in the SME sector is becoming increasingly important. SMEs, which contribute significantly to Indonesia's economy, face challenges in adopting technology amidst global competition. This research examines the influence of leadership on technopreneurship in SMEs using the Systematic Literature Review (SLR) method. Through SLR, this study aims to analyze scientific literature to understand how leadership styles and leader characteristics affect the implementation of technopreneurship in SMEs. The research results show that transformational leadership style, clear vision, openness to change, and the ability to manage risk play important roles in the successful adoption of technopreneurship. This study also reveals the importance of leaders' roles in managing organizational change, building a culture of innovation, and facilitating continuous learning. These findings provide valuable insights for policymakers, business practitioners, and academics to enhance the competitiveness and resilience of Indonesian SMEs through technopreneurship.
TRAINING ON FINANCIAL STATEMENTS AND PRACTICE WITH THE DIGITAL-BASED 3N METHOD FOR CATFISH FARMING BUSINESS GROUPS IN BANTUL Lestari, Septiana Ika; Wahyudi, Renaldi Dwi; Islamiati, Dian; Kurniawan, Irfan; Rinofah, Risal; Ogwu, Ibukun Yoyce
EMPOWERING HUMANITY Vol. 2 No. 1 (2024): Current Issues 3
Publisher : SMARTINDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58765/emhum.v2i1.214

Abstract

This community service activity aims to help the Patil Berkah Jaya catfish farming group located in Gunturgeni village, Poncosari, Srandakan, Bantul. The problem that occurs in catfish farming groups is that financial reports are still compiled manually which is less efficient and error-prone. So that socialization and training on writing financial reports with a digital-based 3N (Niteni, Nirokke, Nambahi) strategy such as excel and google spreadsheets are needed. By conducting this training, it is hoped that it can provide knowledge and a positive impact on the understanding of writing financial reports digitally. As a result of this training, group members learned to make digital financial reports that are more efficient, accurate, and innovative, thus increasing transparency and facilitating financial evaluation for business development.
PROSES PENANGANAN ROKOK HASIL PENYELUNDUPAN DARI LUAR NEGERI MELALUI LAUT DI KANTOR PENGAWASAN DAN PELAYANAN BEA CUKAI TIPE MADYA PABEAN B KOTA JAMBI Sugiyanto, Arif Nofa; Kurniawan, Irfan
MUARA Vol 2, No 1 (2019): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v2i1.11

Abstract

Penyelundupan merupakan tindak kejahatan yang dapat merugikan negara, oleh karena itu aparat/Bea dan Cukai selalu berupaya untuk melakukan pencegahan dan pemberantasan. Dalam proses penanganan rokok hasil penyelundupan dari luar negeri melalui laut di KPPBC Kota Jambi ada permasalahan yaitu kurangnya petugas penindakan yang mengakibatkan keterlambatan penyergapan barang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses penanganan rokok hasil penyelundupan dari luar negeri melalui laut di KPPBC Kota Jambi dan untuk mengetahui apakah ada hambatan yang terjadi pada proses penanganan rokok hasil penyelundupan dari luar negeri melalui laut di KPPBC Kota Jambi.Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif yaitu metode yang digunakan untuk memberikan penjelasan dan gambaran mengenai kejadian/fakta di lapangan sebagai informasi yang bisa dipercaya. Sedangkan informan (narasumber) dalam penelitian ini yaitu semua pegawai KPPBC Kota Jambi.Hasil penelitian ini adalah proses penanganan rokok hasil penyelundupan dari luar negeri melalui laut di KPPBC Kota Jambi terdiri dari serangkaian kegiatan antara lain 1) persiapan Proses Penanganan Rokok Hasil Penyelundupan yang meliputi: a. persiapan peralatan, b. persiapan SDM, dan c. persiapan TPS. 2) pelaksanaan Proses Penanganan Rokok Hasil Penyelundupan yang meliput 10 proses yaitu a. proses penyelidikan barang, b. proses penyergapan barang c. proses pemeriksaan barang, d. proses.penyitaan barang, e. proses penyerahaan barang ke pabean, f. proses penimbunan barang, g. penetapan barang ke Barang Milik Negara, h., Persiapan Pemusnahan i, Pemusnahan Barang dan j, proses pelaporan barang ke pusat. 3) kesimpulan secara umum proses penanganan rokok hasil penyelundupan dari luar negeri melalui laut di KPPBC Kota Jambi telah berhasil dilaksanakan, meskipun demikian masih ada hambatan berupa kurangnya petugas dan tempat penimbunan sementara yang terjadi di sana, hambatan tersebut dapat diatasi dengan penambahan petugas dan penambahan tempat penimbunan sementara.
Pembelajaran Anyaman Candralika dengan Metode Group Work pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Pulau Beringin Pramudya, Della; Kurniawan, Irfan; Siswanto, Silo
Indo Green Journal Vol. 2 No. 4 (2024): Green 2024
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v2i4.78

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian adalah yaitu: Bagaimanakah Pembelajaran Seni Rupa Membuat anyaman Candralika Menggunakan Metode Group work Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Pulau Beringin?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Proses Pembelajaran Seni Rupa Membuat anyaman Candralika Menggunakan Metode Group work Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Pulau Beringin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Adapun sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data skunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data observasi, data wawancara dan data dokumentasi. Secara keseluruhan data yang diperoleh dari data observasi, data wawancara dan data dokumentasi dapat diambil kesimpulan bahwa, hasil penelitian Di SMP Negeri 1 Pulau Beringin  pada kelas VII  mendapatkan hasil yang memuaskan. Hal tersebut dapat dilihat darihasil obeservasi yang secara  keseluruhan siswa tersebut mendapatkan nilai yang bagus, serta didukung dari peran guru seni  budaya yang mengajar di kelas VII  tersebut yang telah berlangsung dengan baik, persiapan untuk menunjang proses kegiatan belajar yang baik (tersedianya perangkat pembelajran, alat ataupun bahan pembelajaran dan media pembelajaran). Kemudian hasi pembelajaran tersebut di sinkronisasikan melalui data wawancara baik dengan guru dan siswa yang besangkutan, dengan tujuan ingin mengetahui lebih dalam bagaimana proses pembelajaran yang sebenarnya terjadi yang dilihat dari sudut pandang guru maupun siswa. Dan hasil yang didapatkan terdapat sistem pembelajaran yang telah direncanakan berjalan dengan baik. Dan selanjutnya dari data dokumentasi dari hasil penelitian untuk menguatkan data agar hasil penelitian ini mendapatkan hasil yang valid dan dapat diakui kebenarannya.
Pembelajaran Tari Munai Serapah pada Ekstakurikuler Seni Tari di SMAN 1 Banyuasin 1 Triyani, Ida; Setyaningrum, Naomi Diah Budi; Kurniawan, Irfan
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i4.2802

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran Tari Munai Serapah dalam kegiatan ekstrakurikuler di SMAN 1 Banyuasin 1. Hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan berlangsung secara terstruktur mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Guru berperan aktif sebagai pelatih dengan metode yang memudahkan siswa memahami gerakan tari. Siswa menunjukan atusiasme tinggi, terlihat dari semangat mereka dalam berlatih baik di sekolah maupun secara mandiri. Kegiaan ini tidak hanya mengasah keterampilan seni, tetapi juga meningkatkan kerja sama, disiplin, dan kepercayaan diri. Evaluasi praktik menunjukkan Sebagian besar siswa menguasai tari dengan baik meskipun terdapat keterbatasan faslitas. Secara keseluruhan proses pembelajaran bejalan efektif.