Pendahuluan: Tuberculosis adalah penyakit yang menjadi perhatian global. Upaya pengendalian yang dilakukan masih banyak ditemukan ketidakberhasilan yang disebabkan karena ketidakpatuhan penderita dalam minum obat secara rutin sehingga menyebabkan resistensi terhadap obat anti tuberkulosis. Tujuan : Mereview pengaruh pendampingan perilaku pengawas menelan obat (PMO) terhadap kepatuhan menelan obat pada penderita TB. Metode: Penulisan menggunakan metode pencarian literatur dari artikel internasional menggunakan database ScienceDirect, Goggle Scholar, dan ProQuest. Penelusuran awal menggunakan kata kunci “Kepatuhan dan Tuberkulosis” menghasilkan 1.500 artikel internasional dari tahun 2016, 2017, 2018, 2019 2020 dan 2021 sesuai kriteria inklusi. Hasil: 15 jurnal penelitian didapatkan bahwa pengaruh pendampingan pengawas menelan obat terhadap kepatuhan menelan obat yang perlu di terapkan mulai dari sikap, motivasi keyakinan dan dukungan keluarga. Kesimpulan: Semakin tinggi peran perawat akan berdampak positif pada kepatuhan minum obat. Perawat dapat menginisiasi keluarga terkait Pengawas Minum Obat untuk lebih memaksimalkan dukungan serta membentuk paguyupan penderita TB Paru sehingga penderita yang sudah sembuh dapat memotivasi satu sama lain. Saran : PMO mestinya diberikan motivasi, dukungan dan memiliki hubungan yang baik, bagi penderita harus memiliki sikap, motivasi, keyakinan dan dukungan dari keluarga demi meningkatkan kepatuhan menelan obat.
Copyrights © 2021