Berdasarkan data statistik, mengakses internet melalui perangkat mobile merupakan salah satu yang paling populer dimana setengah dari lalu lintas web di seluruh dunia menggunakan akun mobile. Teknologi Mobile IP dapat digunakan sebagai protokol untuk dapat menjaga konektifitas walaupun perangkat berpindah saluran koneksi dari jaringan yang terhubung ke jaringan yang baru. Namun komunikasi pada MIPv6 (Mobile IPv6) beresiko terhadap serangan. Metode untuk mencegah serangan pada proses pensinyalan MIPv6 dapat menggunakan IPsec dengan metode tunnel menggunakan protokol ESP (Encapsulating Security Payload) yang telah mendukung enkripsi dan autentikasi. Algoritma enkripsi 3-DES dan algoritma autentikasi SHA-1 merupakan yang paling umum digunakan hingga saat ini. Algoritma 3-DES dan SHA-1 dianggap telah memiliki celah keamanan sehingga diperlukan suatu algoritma pembaharuan. Penelitian ini menggunakan AES dan SHA-3 sebagai algoritma yang diimplementasikan pada IPsec yang merupakan pembaharuan dari 3-DES dan SHA-1. Berdasarkan penelitan yang dilakukan, SHA-3 tidak ditemukan celah keamanan collision attack. AES juga mempunyai tingkat keamanan yang lebih unggul dibandingkan dengan 3-DES terhadap brute-force attack dengan masing-masingĀ estimasi waktu komputasi cracking sebesar 2.7 x 10^25 tahun dan 6.2 x 10^21 tahun.
Copyrights © 2021