Beras merupakan komponen penting dalam makanan sehari-hari untuk menunjang kebutuhan pokok. Masalah manipulasi mutu beras sudah seringĀ dilakukan oleh pedagang atau penggilingan beras. Penggunaan bahan pemutih pada dasarnya dilarang dalam bahan pangan. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi dan menentukan kadar klorin yang ada pada berasĀ yang dijual di Pasar Sokaraja Kabupaten Banyumas. Penelitian ini dilakukan secara observasional deskriptif. Data senyawa klorin dianalisis dengan uji univariat. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret 2020. Sampel penelitian berjumlah 24 sampel beras. Hasil analisis kualitatif menunjukkan sampel positif adanya reaksi presipitasi berupa endapan putih dan analisis kuantitatif secara Argentometri Mohr dengan titik akhir titrasi merah kecoklatan. Hasil analisis kualitatif menunjukkan bahwa 5 sampel (20,8%) beras positif mengandung klorin. Kadar klorin terendah yaitu 71,04 mg/L dan kadar klorin tertinggi sebesar 189,44 mg/L
Copyrights © 2021