Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri
Vol 5, No 2 (2020): Vol. 5, No. 2, November 2020

Aplikasi Canting Listrik Pada Industri Batik Tulis Untuk Mendukung Implementasi Industri Hijau Pada Industri Tekstil Pencelupan, Pencapan Dan Penyempurnaan

Handaru Bowo Cahyono (Balai riset dan standardisasi industri surabaya)
Rieke Yuliastuti (Balai Riset dan Standardisasi Industri Surabaya)



Article Info

Publish Date
01 Mar 2021

Abstract

Telah dilakukan penelitian penggunaan canting listrik pada proses produksi batik tulis  dengan tujuan melihat efektifitas penggunaan canting listrik  dalam upaya mendukung implementasi industri hijau di sector industri kecil (IKM) batik tulis dengan membandingkannya dengan penggunaan canting konvensional yang menggunakan kompor minyak tanah  ataupun kompor listrik. Hasil penelitian menunjukkan konsumsi lilin pada penggunaan canting listrik lebih tinggi sekitar 50,43 % namun produk batik yang dihasilkan lebih banyak 60% dibandingkan penggunaan canting konvensional dengan pemanas minyak tanah. Penggunaan canting listrik mampu menekan konsumsi energi sebesar 76,75% dan biaya energi sebesar  66,82% jika dibandingkan dengan penggunaan canting konvensional dengan pemanas kompor minyak tanah. Sedangkan penggunaan canting konvensional disertai kompor listrik akan menekan energi hingga 59,31%  dan biaya energi sebesar 41,96% dibanding dengan canting konvensional dengan minyak  tanah. Jumlah emisi CO2 pada penggunaan canting listrik menghasilkan sejumlah 0,561 ton/tahun, sementara untuk penggunaan kompor listrik jumlah CO2 yang dihasilkan sekitar  0,981 ton/tahun dan penggunaan kompor minyak tanah menghasilkan CO2 sekitar 0,874  ton/tahun. Dari  data tersebut maka penggunaan canting listrik mendukung penerapan industri hijau ditinjau dari efisiensi penggunaan energi, biaya dan jumlah emisi CO2 bila dibandingkan dengan penggunaan canting konvensional.

Copyrights © 2020