Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar peningkatan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran produk kreatif dan kewirausahaan pada Kompetensi Dasar (KD) ) 4.3. Memresentasikan hak atas kekayaan intelektual dengan model pembelajaran Inquiry. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan model Kemmis dan Mc Taggart merupakan penelitian tindakan yang dipandang sebagai suatu siklus spiral dari penyusunan perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan observasi, dan refleksi yang selanjutnya mungkin diikuti dengan siklus spiral berikutnya untuk memperoleh data hasil belejar aspek kognitif, aspek psikomotor dan aspek apektif di siklus ke I karena belum berhasil maka siklus diulang untuk memperoleh data data hasil belejar pada aspek kognitif, aspek psikomotor danaspek apektif di siklus ke II. Hasil peneleitian di siklus ke I pada aspek kognitif nilai rata-rata 60,53 dengan ketuntasan belajar sebesar 36,67% dan disiklus ke II pada aspek kognitif nilai rata-rata sebesar 79,33 dengan ketuntasan belajar sebesar 90,00%. Aspek psikomotor di siklus ke 1 sebesar 36,67% dan hasil belajar pada aspek psikomotor di siklus II sebesar 90,00%. Hasil belajar pada aspek afektif dianalisis dari hasil observasi teman sejawat termasuk dalam katagori baik. Kesimpulan penelitian ini yaitu model pembelajaran Inquiry dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik SMK.
Copyrights © 2021