Pembangunan Jembatan Sungai Kambu merupakan salah satu proyek dimana pondasi yang digunakan adalah jenis tiang pancang. Dalam proses pemancangannya dipakai diesel hammer. Hal ini karena kondisi lapangan serta biaya karena pemancangan yang cukup lama. Namun bukan berarti tidak ada alternatif alat pancang lain yang bisa dipakai. Hydraulic hammer dipilih sebagai pembanding dari diesel hammer. Alat tersebut dipilih karena karakteristik yang hampir sama dengan diesel hammer. Pemilihan alat pancang yang lebih cepat akan mempengaruhi durasi pekerjaan dalam menyelesaikan proyek. Berdasarkan hasil perhitungan produktivitas, waktu dan biaya yang dibutuhkan dari masing-masing alat untuk diesel hammer 73 hari dengan biaya Rp. 593.529.176, sedangkan hydraulic hammer selama 63 hari dengan biaya sebesar Rp. 552.958.056.
Copyrights © 2021