Mewujudkan tujuan negara sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang dilaksanakan melalui proses pendidikan. Permasalahan dalam proses pendidikan saat ini yaitu masuknya paham-paham radikalisme di perguruan tinggi, sehingga menjadi ancaman bagi keberlangsungan proses bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang bertujuan untuk mengetahui penerapan program deradikalisasi yang bersifat preventif dalam pelaksanaan pembelajaran di perguruan tinggi. Tempat penelitian ini berada di Institut Teknologi Bandung yang melibatkan 21 informan dari unsur pelaksana pembelajaran dan mahasiswa, teknik pengambilan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi, serta melakukan analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan deradikalisasi yang dilakukan oleh perguruan tinggi bersifat preventif dengan melibatkan unsur-unsur internal perguruan tinggi, maupun melibatkan unsur-unsur eksternal perguruan tinggi. Materi yang diajarkan dalam program deradikalisasi bagi mahasiswa terfokus pada aspek kenegaraan, keagamaan, sosial dan budaya.
Copyrights © 2019