Jurnal Tamaddun
Vol 9, No 2 (2021)

Islam dan Paradoks (Budaya) Carok di Madura: Tinjauan Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi

Mawaidi Mawaidi (Universitas Negeri Yogyakarta)
Darmiyati Zuchdi (Unknown)



Article Info

Publish Date
27 Dec 2021

Abstract

Carok merupakan salah satu dari dua kearifan budaya yang dilestarikan di Madura. Kearifan budaya yang kedua yaitu kerapan sapi. Pandangan yang pertama tersebut cenderung urakan, nirmakna dalam konteks kebudayaan. Penelitian ini berusaha secara maksimal memberikan pemahaman secara teoretis filsafati keliru tentang tradisi carok sebagai tradisi orang Madura dengan memperoleh tempat terhormat dan istimewa. Penelitian ini merupakan studi pustaka menggunakan skripsi “Tradisi Carok Pada Masyarakat Madura Menurut Perspektif Teori Relativisme Moral” yang ditulis oleh Liberatus Pogolamum. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa objek penelitian ini yang berasumsi bahwa carok merupakan tradisi dan budaya mengalami gagal interpretasi. Berdasar pada kegagalan interpretasi ini sehingga mengakibatkan wacana stereotip negatif dikonsumsi publik. Temuan pertama, kegagalan tersebut diawali dengan pendeksipsiannya dalam memaknai carok yaitu sebagai budaya. Kedua, dalam memaknai carok objek penelitian ini tidak mempertimbangkan aspek epistemologis. Ketiga, mengabaikan konteks nilai masyarakat Madura yang dikenal sebagai kaum sarungan.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

tamaddun

Publisher

Subject

Arts Humanities Social Sciences

Description

Jurnal Tamaddun: Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam (ISSN 2528-5882) was published by the Department of History of Islamic Civilization Faculty of Ushuluddin, Adab and Da`wah IAIN Sheikh Nurjati Cirebon. Its mission is to disseminate the results of studies and research on the history, specifically ...