JURNAL SIPAKALEBBI
Vol 5 No 1 (2021)

FAKTOR DETERMINAN DEPRESI POSTPARTUM DI WILAYAH KABUPATEN KLATEN JAWA TENGAH

Murwati Murwati (Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia)
Suroso Suroso (Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia)
Sri Wahyuni (Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2021

Abstract

Ibu yang tidak berhasil menyesuaikan diri dengan peran barunya setelah melahirkan dapat mengalami gangguan psikologis seperti depresi postpartum. Prevalensi depresi postpartum diperkirakan berjumlah 1,9% - 82,1% di negara berkembang dan sekitar 5,2% - 74,0% di negara maju. Di Indonesia khususnya di Klaten Jawa Tengah ditemukan sebanyak 36% kejadian depresi postpartum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor determinan depresi postpartum di wilayah Kabupaten Klaten Jawa Tengah. Sampel penelitian dengan menggunakan purposive consequtive sampling, yaitu ibu nifas hari ke-3 s.d ke-7 dan tidak ada riwayat penyakit menular serta gangguan jiwa. Jumlah sampel kasus yaitu 35 orang dan 70 sampel kontrol (1 : 2). Data diambil dengan menggunakan kuesioner biodata dan EPDS atau Edinburg postnatal Depression Scale dengan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara umur ibu dengan kejadian depresi postpartum (umur <20 dan >35 tahun) saat melahirkan. Sedangkan pekerjaan, paritas, rencana mempunyai anak, riwayat persalinan, keberadaan orang yang membantu aktifitas sehari-hari, dan kelancaran ASI tidak berhubungan dengan kejadian depresi postpartum.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

sipakalebbi

Publisher

Subject

Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

JURNAL SIPAKALEBBI is a scholarly journal published and funded by Pusat Studi Gender dan Anak (Center for Gender and Child Studies) LP2M Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. The journal publishes 2 issues each year regarding current issues in gender or child regionally or ...