Menilai bahasa Indonesia itu memiliki ciri khas yang lekat pada dialek yang digunakan. Banyak yang beranggapan bahwa bahasa Indonesia mempunyai banyak kekayaan isi dan bentuknya, sehingga banyak pula para pakar yang mengkajinya mulai dari fonologi, sintaktik dan pragmatic. Namun, tak banyak dari orang-orang tersebut yang berusaha meneliti bahasa Indonesia secara morfologi. Sehingga, tak heran apabila timbul anggapan bahwa morfologi bukanlah ranah dalam cabang linguistika. Padahal gejala morfologi bahasa Indonesia yang perlu dikaji sangatlah banyak. Salah satunya yaitu gejala-gejala satuan sebagai akibat fungsi gramatis dan fungsi semantis yang dapat digunakan untuk meneliti dan mengungkap sisi lain dari bahasa Indonesia yang belum terungkap di masyarakat. Oleh karena itu, laporan penelitian ini berusaha menguraikan ciri khas yang lebih mendalam dari bahasa Indonesia dari segi morfologinya. Terutama untuk problema morfologis “satuan akibat fungsi gramatis dan fungsi semantis”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gejala morfologis sebagai akibat fungsi gramatis dan fungsi semantis dalam penamaan tempat dan barang, untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi gejala morfologis
Copyrights © 2021