Lembaga pendidikan Islam yang dikelola oleh sekelompok masyarakat, selalu saja membutuhkan kerjasama dan campurtangan pihak lain sebagai penyangga utama. Dalam usaha memajukan di berbagai aspek baik tenaga kependidikan, sarana prasarana dan sumber pendanaan sebagai penopang maju dan mundurnya sebuah lembaga pendidikan, maka lembaga pendidikan islam itu mutlak adanya kesepahaman para pengelola, praktisi pendidikan dan penyokong utama. Jika Lembaga pendidikan Islam jauh dari rasa kepemilikan akan mengalami keterasingan, sulit berkembang dan pada giliranya lembaga pendidikan itu mati segan hiduppun tak mau (layamutu wala yahya). Sebaliknya jika hidup dan matinya lembaga pendidikan itu, ditanggung bersama para pendiri, pengelola, para aghniyak dan usahawan sukses maka besar harapannya lembaga pendidikan tersebut dapat berjalan dan mengalami puncak kemajuan. Karena itu, usaha pendampingan dari berbagai institusi baik pengelola lembaga pendidikan, tenaga kependidikan juga pendampingan para pelaku usaha layak untuk ditingkatkan ditengah-tengah masyarakat sebagai wahana pengabdian.
Copyrights © 2021