Tujuan penelitian yaitu mengetahui supply chain dan farmer’s share usahatani telur ikan terbang nelayan patorani. Penelitian ini akan dilaksanakan di Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar, Teknik penentuan sampel dilakukan secara purposive, pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara penggunaan data primer dan sekunder dengan cara observasi dan wawancara kepada nelayan dan pedagang dan melakukan penelusuran berbagai kepustakaan yang relevan dengan tujuan penelitian, serta penggunaan data sekunder. Data primer yang telah diolah lebih lanjut dan disajikan baik oleh pihak pengumpul data primer atau pihak lain, dalam bentuk tabel, diagram dan sebagainya. Data yang terkumpul akan ditabulasi dan selanjutnya dianalisis dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini mengembangkan kerangka analisis usaha tani dalam persfektif supply chain dan farmer’s share. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rantai pasok usahatani telur ikan terbang di Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar pada periode covid-19, dimulai dari produsen dalam hal ini nelayan patorani, kemudian selanjutanya disalurkan ke Papalele sebagai penyedia modal nelayan kemudian ke pedagang pengumpul, dan ke pedagang pengumpul pengolah selanjutnya dijual ke eksportir setelah telur ikan terbang diolah terlebih dahulu. Terdapat dua saluran pemasaran dan nilai farmer’s Share 79 dan 89 % dan dapat dikatakan efesien
Copyrights © 2021