Kondisi masyarakat menua di Jepang memiliki dampak sangat besar dalam sosial masyarakatnya. Perubahan masyarakat yang cepat sebagai akibat dari globalisasi dan modernisasi membuat ikatan keluarga modern yang semakin kecil, sehingga membuat lansia di Jepang yang tidak mampu hidup mandiri memilih untuk melakukan tindak kriminal agar dapat hidup lebih baik di dalam penjara. Penelitian ini disusun untuk menemukan penyebab lansia melakukan tindak kriminal dan menjelaskannya dengan teori tindakan sosial. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif studi pustaka. Hasil penelitian ini adalah strain yang mendorong mereka untuk melakukan tindak kriminal dibagi menjadi strain ekonomi, kesehatan, dan sosial. Strain tersebut disebabkan oleh terganggunya ekuilibrium dalam sistem masyarakat.
Copyrights © 2021